Page 299 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 299
Pendapat lain disampaikan Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial
Kamar Dagang Industri (Kadin) Anton J Supit. Dia menyebut, adanya PHK maupun
pekerja yang dirumahkan bukan kesalahan baik dari pegawai dan manajemen
perusahaan, melainkan karena kondisi bencana akibat pandemi.
"Kondisi kami kesulitan membayar gaji sehingga kalau terjadi PHK atau dirumahkan
itu karena memang force majeure ," kata Anton kepada Lokadata.id, Jumat
(8/5/2020).
Karena itu, menurut Anton, alih-alih merekrut pekerja baru, pengusaha bakal
memprioritaskan eks karyawannya. "Prioritas utama ya karyawan yang kena. Itu
saya kira common sense , daripada merekrut orang baru yang tidak saling kenal.
Kita kan sudah kenal karakter kerja mereka (eks pekerja)," ujarnya.
Sebagai catatan, Hingga Jumat (1/5/2020), Kementerian Ketenagakerjaan mencatat
jumlah pekerja yang dirumahkan dan terkena PHK akibat pandemi Covid-19 telah
mencapai 2,9 juta orang. Dirinci lebih jauh, ada 375.165 pekerja formal yang
terkena PHK, 1,32 juta pekerja formal yang dirumahkan, dan 314.883 pekerja
informal yang terdampak.
Secara terpisah, keyakinan terkait pengusaha bakal mengutamakan eks-pekerjanya
ini disampaikan Direktur Eksekutif Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter
Abdullah. Dia berkata, pemerintah pun tak perlu mengingatkan pengusaha untuk
merekrut kembali eks karyawannya usai pandemi selesai .
"Dunia usaha akan bergerak sendiri untuk melanjutkan hidup mereka, enggak usah
disuruh-suruh. Jadi yang menentukan akan lebih ke kondisi perusahaan terkait,
berapa yang dirumahkan dan di-PHK. Itu yang akan mereka serap kembali.
Perkiraan saya juga akan secara bertahap mengikuti perkembangan usaha mereka,"
ujar Piter kepada Lokadata.id .
Piter juga memprediksi, ketika roda perekonomian kembali normal, dua sektor
industri yang bakal banyak menerima pekerja adalah sektor tekstil dan pusat
perbelanjaan/mal. "Mereka akan menyerap kembali pegawai-pegawai mereka yang
sebelumnya dirumahkan," katanya.
Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos
menilai niatan pengusaha untuk merekrut kembali eks-pegawainya tidak lebih
sebagai penenang agar tidak terjadi gejolak sosial di kalangan pekerja.
Tujuannya menurut Nining agar para pekerja yang di-PHK seolah-olah memiliki
harapan bekerja kembali. Selain itu, menurutnya ungkapan tersebut umum
diucapkan untuk memudahkan PHK yang dilakukan perusahaan.
"Apa jaminannya yang di-PHK dan dirumahkan akan dipekerjakan kembali. Itu
hanya untuk memudahkan pemutusan hubungan kerja saja," ungkapnya kepada
Lokadata.id.
Page 298 of 313.

