Page 300 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 300
Senada dengan Nining, Wakil Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia
(KPBI), Jumisih mengaku pihaknya belum mendapati satu pun perjanjian untuk
bekerja kembali usai pandemi kepada para pekerja yang terlanjur di-PHK seperti
klaim Apindo.
Jumisih menilai seharusnya perusahaan lebih mengupayakan pemenuhan hak bagi
para pekerja di tengah pandemi. Ketimbang memberikan janji bagi pekerja ketika
di-PHK.
"Akan lebih bijak jika Apindo justru menyerukan kepada para pengusaha untuk tidak
melakukan PHK para buruhnya. Karena itu bentuk pertanggungjawaban pengusaha
kepada pekerja," jelasnya.
Kalaupun pernyataan dari Apindo benar dilakukan para pengusaha, dampak buruk
pekerja tidak dapat dikesampingkan begitu saja. Ia meminta status kerja bagi
mereka yang di-PHK dipulihkan seperti sedia kala.
Sebab ia menilai dengan argumentasi tersebut pengusaha tetap akan melakukan
PHK sebelum dipekerjakan kembali usai pandemi. Jumisih mengaku khawatir,
karena tanpa ada perjanjian bukan tidak mungkin masa kerjanya kembali dihitung
dari awal.
"Jika yang terkena PHK adalah buruh tetap ketika kembali masuk bisa saja dianggap
tidak ada masa kerja. Itu juga berpengaruh terhadap besaran pesangon yang
diterima. Belum lagi kalau statusnya jadi buruh kontrak itu lebih sial lagi. Kebijakan
ini sangat merugikan buruh," tuturnya..
Page 299 of 313.

