Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 94
Title DIUMUMKAN 1 NOVEMBER, DISNAKER: UMP SULUT NAIK
Media Name kumparan.com
Pub. Date 25 Oktober 2019
https://kumparan.com/manadobacirita/diumumkan-1-november-disnaker-ump- sulut-naik-
Page/URL
1s7cYkpyUFm
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2020, dipastikan
mengalami kenaikan saat diumumkan pada 1 November 2019 mendatang.
Disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Sulut, Erny Tumundo,
kenaikan tersebut sudah pasti terjadi, walaupun ditentukan besaran nilainya.
Tumundo bilang, saat ini ada empat opsi yang masuk, yakni dari Pemerintah
Provinsi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat Pekerja serta Serikat
Buruh. Hal inilah yang membuat belum ada kesepakatan nilai.
Dijelaskan Tumondo, dewan pengupahan provinsi sebenarnya sudah ada
rekomendasi dengan mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional
sebagaimana edaran Menteri Ketenagakerjaan tertanggal 15 Oktober 2019. Namun,
dari serikat pekerja dan serikat buruh minta lebih dari usulan tersebut.
"Sementara, Apindo justru tidak menyetujui UMP naik, karena produktivitas tenaga
kerja saat ini tidak menonjol dan dalam kategori rata-rata. Padahal upahnya saat ini
lebih tinggi dibandingkan dengan provinsi lain," ujar Tumundo.
Lanjut Tumundo, keputusan ada di tangan Gubernur Sulut, dimana keputusan untuk
memilih opsi dari masing-masing lembaga, mana yang akan diambil.
Bahkan menurut Tumundo, hak Gubernur absolut, dimana walaupun telah diambil
rata-rata kenaikan 8,51 persen sesuai standar pertumbuhan dan inflasi, jika
Gubernur ingin 10 persen, maka itu akan jadi panduan dasar UMP.
"Artinya, keputusan masih berada di tangan pak Gubernur. Kita tunggu saja 1
November mendatang akan diumumkan langsung oleh pak Gubernur," tutur
Tumundo kembali.
Page 93 of 146.

