Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 96

Title          KEMENAKER: BANYAK ATURAN TUMPANG TINDIH
               Media Name     harianjogja.com
               Pub. Date      25 Oktober 2019
                              https://news.harianjogja.com/read/2019/10/25/500/1023080/kemenaker-ban yak-
               Page/URL
                              aturan-tumpang-tindih
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive




















               Harianjogja.com, JAKARTA - Tugas Kementerian Ketenagakerjaan lima tahun ke
               depan penyelarasan peraturan perundangan guna memastikan tersedia dan tercipta
               lapangan pekerjaan dengan baik. Hal tersebut disampaikan Menteri
               Ketenagakerjaan Ida Fauziah.

               "Banyak sekali peraturan perundangan yang tumpang tindih. Presiden minta kita
               semua menginventarisir apa saja yang menghambat pelayan publik dan investasi
               yang golnya menciptakan lapangan kerja," kata mantan Ketua Fraksi PKB DPR itu
               saat memimpin rapat dengan jajaran Kemnaker di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

               Dalam pertemuan tersebut, Ida mengingatkan pernyataan Presiden Jokowi soal
               tidak adanya visi-misi menteri, sebab semua agenda nasional harus sesuai agenda
               presiden dan wakil presiden.

               "Dalam kerja-kerja ke depan, tidak ada visi dan misi menteri. Yang ada visi misi
               presiden dan wapres. Karena itu, sesuai arahan presiden, tugas kita sebagai
               pembantunya, harus memastikan amanah dan agenda presiden yaitu menciptakan
               lapangan kerja seluas-luasnya harus berjalan dengan baik," kata mantan Ketua
               Umum Fatayat Nahdlatul Ulama itu.

               Dia mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan kementerian strategis,
               karena terkait dengan penciptaan lapangan kerja.


               Oleh sebab itu, ujar dia, semua pihak di dalamnya harus sungguh-sungguh bekerja.

               "Kalau bahasanya Pak Wapres Kiai Ma'ruf, keberadaan pemerintah itu harus untuk
               memberikan kemaslahatan rakyat. Karenanya kita harus sungguh-sungguh," kata
               dia.

               Sumber : antara





                                                       Page 95 of 146.
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101