Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2019
P. 118
"Dengan program ini, pelaku UMKM akan diuntungkan dengan program-program
yang ada, seperti jaminan kecelakaan kerja, kematian hingga jaminan hari tua,"
kata Yamin Pahlevi.
Ia memberikan salah satu contoh yaitu contoh klaim kematian. Dengan membayar
16.800 perbulan, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh jaminan hingga
Rp24 juta.
"Apabila diequivalenkan, Rp24 juta dengan pembayaran Rp16.800 perbulan itu
membutuhkan waktu selama 119 tahun. Dengan usia mendaftar sebagai peserta
misalnya pada usia 30 tahun, dengan menabung tidak akan memperoleh Rp24 juta
dengan menabung Rp16.800 perbulan. Jaminan ketenagakerjaan ini memberikan
perlindungan dan dapat membantu anggota keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.
Ia menambahkan, sampai saat ini, pihaknya mencatat jumlah UMKM yang telah
terdaftar mencapai 5.000 untuk kerja sama di BRI.
Dengan berbagai terobosan yang dilakukan, Yamin Pahlevi berharap target
semester II 2019 wilayah Banuspa dapat mencapai nilai istimewa di atas 100
persen.
"Itu dengan melihat pencapaian pada semester I 2019 dimana hasilnya dari sisi
kinerja kepesertaan ada penambahan pemberi kerja atau badan usaha mencapai
7.483, penambahan tenaga kerja penerima upah 162.143 Tenaga Kerja (TK), bukan
penerima upah 110.888 TK dan jasa konstruksi 463.819 TK dengan total akuisisi
tenaga kerja mencapai 736.850 TK," ujarnya.
Dari sisi kepesertaan aktif Pemberi Kerja (PK) atau Badan Usaha (BU) aktif 39.306
PK/BU, TK aktif penerima upah 707.747 TK, TK aktif bukan penerima upah 83.596
TK dan TK aktif jasa konstruksi 574.804 TK. Total TK aktif menembus 1.366.147 TK.
"Menurut saya capaian kinerja semester I sudah bagus. Namun itu harus tetap
ditingkatkan mengingat masih ada perusahaan terkait tunggakan yang belum
ditagihkan, perusahaan potensi belum mendaftar menjadi peserta hingga PDS upah
yang harus dituntaskan pada semester II ini," katanya.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf Editor: Ahmad Buchori COPYRIGHT (c)2019 .
Page 117 of 125.

