Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2019
P. 43

Semua pihak perlu menangani penyebab yang mendasari semua ini, termasuk
               berbagai bentuk diskriminasi yang saling bersinggungan, stereotipe gender dan
               hubungan khusus yang berbasis gender.


                Penilaian risiko di tempat kerja, seperti yang diatur dalam Konvensi dan lebih jauh
               dalam Rekomendasi, dapat juga membantu dalam mengubah perilaku karena
               mempertimbangkan berbagai faktor yang meningkatkan kemungkinan kekerasan
               dan pelecehan.

                Konvensi juga meminta dilaksanakannya pelatihan dan tindakan-tindakan yang
               akan meningkatkan pemahaman. Sama halnya dengan sebagian besar Konvensi
               ILO, Konvensi ILO No. 190 akan berlaku 12 bulan setelah dua negara anggota
               meratifikasinya.

                Mengingat dukungan tingkat tinggi yang ditunjukkan saat konvensi ini disahkan,
               kami sangat yakin Konvensi ini akan cepat berlaku. Namun Konvensi ini akan
               membawa dampak karena semua negara anggota akan diminta untuk
               memerhatikan otoritas nasional mereka yang berwenang.

                Dengan demikian isu ini akan mendapatkan perhatian di tingkat nasional maupun
               internasional.

                Kelahiran Konvensi No.190 Tahun 2019 tentang Penghapusan Kekerasan dan
               Pelecehan di Dunia Kerja mampu mewujudkan dunia kerja yang bebas dari
               kekerasan dan pelecehan dalam berbagai bentuk dan di berbagai jenis pekerjaan
               serta di berbagai tempat kerja.


                Konvensi ini mengatur secara luas definisi dunia kerja, yang melingkupi ruang
               publik dan pribadi (privat) serta definisi pekerja, baik formal maupun informal
               seperti pekerja rumah tangga maupun pekerja rumahan, sehingga dapat digunakan
               untuk memberikan perlindungan yang lebih luas.

                Namun, Konvensi tersebut akan menjadi efektif apabila negara anggota PBB yang
               ikut membuat instrumen tersebut meratifikasinya menjadi sebuah aturan baku.


                Indonesia sebagai satu dari 387 negara yang mendukung lahirnya konvensi ini
               sudah seharusnya segera menyusun strategi menuju ratifikasi dan implementasi
               sebagai bentuk pengakuan mewujudkan masa depan dunia kerja yang lebih
               bermartabat.

                Oleh Azis Kurmala  Editor: Maria D Andriana  COPYRIGHT (c)2019  .
















                                                       Page 42 of 106.
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48