Page 165 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 165

Tahun 2020, pihaknya telah merekrut 178 yang merupakan bagian dari amanat Undang-Undang
              Nomor  8  Tahun  2016  untuk  mempekerjakan  minimal  2  persen  penyandang  disabilitas  di
              perusahaan.



              ERICK THOHIR: KEMENTERIAN BUMN TELAH PEKERJAKAN 178 TENAGA KERJA
              DIFABEL

              JAKARTA,  - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Erick Thohir  mengatakan komitmen
              mempekerjakan penyandang disabilitas sudah dijalankan  Kementerian BUMN  .

              Tahun 2020, pihaknya telah merekrut 178 yang merupakan bagian dari amanat Undang-Undang
              Nomor  8  Tahun  2016  untuk  mempekerjakan  minimal  2  persen  penyandang  disabilitas  di
              perusahaan.

              "Hari ini kita tentu melakukan lagi bagaimana Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian
              BUMN, kita terus bersinergi untuk memastikan tidak hanya fasilitas tapi keberpihakan bahwa
              kita  harus  memberikan  kesempatan  yang  sama  kepada  saudara-saudara  kita  yang
              membutuhkan," katanya di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

              "Saya rasa komitmen itu sudah berjalan di BUMN. Tahun ini, kita sudah merekrut 178. Ini bagian
              komitmen tadi ibu, 2 persen," sambung Erick.

              Seperti kesempatan pembukaan lapangan kerja dengan kondisi terkini sekaligus memastikan
              bantuan kepada pekerja informal dan formal yang sangat membutuhkan hari ini.

              "Kondisi saat ini, kita harus jadi satu paduan. Saya mohon dukungan ibu secara penting, karena
              ini bagian yang harus kita laksanakan tugas secara bersama, tidak secara sektoral. Karena tidak
              ada artinya Komite yang dibentuk presiden hari ini tanpa bantuan dari para Menteri, " ujarnya.

              Dalam upaya memberikan pelindungan dan pemenuhan hak kepada penyandang disabilitas,
              Kementerian  Ketenagakerjaan  menandatangani  nota  kesepahaman  bersama  dengan
              Kementerian  BUMN  tentang  pelatihan  kerja  dan  penempatan  tenaga  kerja  penyandang
              disabilitas pada BUMN.

              Dalam  kesempatan  yang  sama,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  sesuai
              amanat dalam UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal 53 ayat (1) yang tertulis bahwa
              pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen
              Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

              "Kami mengajak bergandengan tangan terutama teman-teman BUMN dan pimpinan perusahaan
              BUMN menandatangani komitmen bersama berikutnya. Kalau sekarang dengan Menteri BUMN,
              berikutnya ditindaklanjuti oleh seluruh perusahaan yang dikelola Kementerian BUMN," katanya.

              Dalam  kondisi  pandemi  Covid-19  saat  ini,  Ida  berharap  BUMN  mempekerjakan  dan  terus
              memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud pemenuhan hak untuk
              membuktikan  peran  dan  partisipasinya  dalam  pembangunan  sesuai  dengan  potensi  dan
              kemampuannya.

              "Kami tak henti-hentinya mengingatkan kementeria, lembaga, BUMN, Pemda untuk merealisasi
              Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Kalau belum sampai 2 persen, mohon didorong agar
              sampai terpenuhi 2 persen," ujarnya.






                                                           164
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170