Page 79 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 79

Judul              Survei: 55,5% Publik Sebut RUU Cipta Kerja Berdampak Positif
                                    terhadap Ekonomi
                 Nama Media         liputan6.com
                 Newstrend          Omnibus Law
                 Halaman/URL        https://www.liputan6.com/news/read/4312439/survei-555-publik-
                                    sebut-ruu-cipta-kerja-berdampak-positif-terhadap-ekonomi
                 Jurnalis           Yusron Fahmi
                 Tanggal            2020-07-22 21:23:00
                 Ukuran             0
                 Warna              Warna
                 AD Value           Rp 17.500.000
                 News Value         Rp 52.500.000
                 Kategori           Dirjen PHI & Jamsos

                 Layanan            Korporasi
                 Sentimen           Positif



              Narasumber

              negative  -  Yunarto  Wijaya  (Direktur  Eksekutif  Charta  Politika  Indonesia)  Mayoritas  55,5%
              berdampak positif terhadap ekonomi

              neutral - Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia) Kalau ditanya, apabila
              RUU  Cipta  Kerja  disahkan  hari  ini,  apa  Anda  setuju?  Ditanyakan  pada  yang  menjawab
              mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja, 55,5% menyatakan setuju

              negative - Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia) Angkanya berkisar di
              antara 50%, kalau saya tidak salah

              negative - Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia) Hipotesa saya, tentu
              saja ini terkait dengan kondisi psikologis krisis yang memang dianggap membutuhkan sebuah
              stimulus sebanyak 60,5%, termasuk salah satunya Omnibus Law

              negative - Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia) Sedangkan alasan pada
              yang tidak setuju RUU Cipta Kerja ini datanya linier, dengan hanya angka 13,3% yang iya dan
              mengerti alasan utama dari penolakan adalah proses pembahasan RUU Cipta Kerja dianggap
              tidak transparan

              neutral - Meutya Hafid (legislator Partai Golkar) Kita sadari, di Indonesia pasar tenaga kerjanya
              berada  di  sektor  informal  dan  UMKM  sehingga kesadaran  ini  mungkin yang  kemudian  yang
              mencerminkan dalam survei yang disampaikan Yunarto dan kawan-kawan di Charta Politika
              bahwa 55% setuju (RUU Ciptaker) untuk disahkan. 55% ini diambil dari yang pernah mendengar
              atau mengerti

              positive - Meutya Hafid (legislator Partai Golkar) Setahu saya, bahwa di Baleg ini sesungguhnya
              sudah dilakukan terbuka, hampir di semua rapat

              positive - Meutya Hafid (legislator Partai Golkar) Masyarakat mulai sadar bahwa Omnibus Law
              tentu  diharapkan  dengan  penciptaan  lapangan  kerja  yang  lebih  baik,  kemudahan  investasi
              sehingga  kita  harapkan  nanti  lebih  banyak  lagi  UMKM-UMKM  yang  bisa  muncul  dengan
              disahkannya RUU Cipta Kerja
                                                           78
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84