Page 81 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 81

"Sedangkan alasan pada yang tidak setuju RUU  Cipta Kerja  ini datanya linier, dengan hanya
              angka 13,3% yang iya dan mengerti alasan utama dari penolakan adalah proses pembahasan
              RUU Cipta Kerja dianggap tidak transparan," ujarnya.

              Dari  hasil  survei  ini,  Yunarto  memberikan  catatan  yakni  tingkat  pengetahuan  terhadap  RUU
              Cipta Kerja ini masih relatif rendah yakni masih banyak responden yang menyatakan belum
              mengerti tentang RUU ini. Namun demikian, pada responden yang meyatakan mengerti RUU
              Cipta Kerja, terlihat harapan masyarakat, terutama ditujukan agar RUU tersebut dapat menjadi
              stimulus pertumbuhan ekonomi.

              Menanggapi hasil survei soal RUU Ciptaker, legislator Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan,
              ini senada dengan pemberitaan media massa yang sangat masif soal ancaman banyak pekerja,
              khususnya di sektor informal yang kehilagan pekerjaan atau pendapatan akibat pandemi.
              "Kita sadari, di Indonesia pasar tenaga kerjanya berada di sektor informal dan UMKM sehingga
              kesadaran  ini  mungkin yang  kemudian  yang  mencerminkan  dalam  survei  yang  disampaikan
              Yunarto dan kawan-kawan di Charta Politika bahwa 55% setuju (RUU Ciptaker) untuk disahkan.
              55% ini diambil dari yang pernah mendengar atau mengerti," ujarnya.

              Kemudian, lanjut Meutia, dari yang masih menolak pun bukan karena dari hal substansial lagi
              dalam  RUU  ini,  tetapi  lebih  pada  ketidaktransparanan.  "Setahu  saya,  bahwa  di  Baleg  ini
              sesungguhnya sudah dilakukan terbuka, hampir di semua rapat," ujarnya.
              Namun, dengan hasil yang tertera dalam survei, secara opini memang masih ada yang menolak.
              Ini  yang  harus  menjadi  catatan  bagi  pemerintah  maupun  DPR  untuk  terus  lebih  gencar
              melakukan sosialisasi RUU Cipta Kerja.

              "Masyarakat mulai sadar bahwa Omnibus Law tentu diharapkan dengan penciptaan lapangan
              kerja  yang  lebih  baik,  kemudahan  investasi  sehingga  kita  harapkan  nanti  lebih  banyak  lagi
              UMKM-UMKM yang bisa muncul dengan disahkannya RUU Cipta Kerja," ujarnya.







































                                                           80
   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86