Page 93 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 93
Judul Komitmen Pekerjakan Penyandang Disabilitas, Kemnaker dan
Kementerian BUMN Teken MoU
Nama Media beritasatu.com
Newstrend Kerjasama Kemenaker dan Kementerian BUMN
Halaman/URL https://www.beritasatu.com/ekonomi/658249/komitmen-pekerjakan-
penyandang-disabilitas-kemnaker-dan-kementerian-bumn-teken-mou
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-22 20:42:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota
kesepahaman bersama (MoU) terkait Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja
Penyandang Disabilitas , Rabu (22/7/2020). Menteri Ida mengatakan MoU ini diteken agar para
penyandang disabilitas memperoleh hak-haknya untuk bekerja atau memperoleh pekerjaan.
KOMITMEN PEKERJAKAN PENYANDANG DISABILITAS, KEMNAKER DAN
KEMENTERIAN BUMN TEKEN MOU
Jakarta, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan komitmen bersama tentang Pelatihan
Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas pada BUMN, di Ruang Tri Dharma
Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Penandatanganan nota kesepahaman dan komitmen bersama ini disaksikan Staf Khusus
Presiden, Diaz Hendropriyono dan Angkie Yudistia, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, Ketua
Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia, para direktur utama dan pimpinan BUMN, dan
Ketua Forum Human Capital Indonesia Herdy Harman.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan tujuan kegiatan
tersebut sebagai upaya melaksanakan amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 pasal 53 ayat (1) yang
menyebutkan bahwa Pemerintah, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD wajib mempekerjakan
penyandang disabilitas paling sedikit 2 persen dari jumlah pegawai atau pekerja.
"Dengan kondisi saat ini, BUMN diharapkan tetap mempekerjakan penyandang disabilitas dan
terus memberikan kesempatan kepada mereka sebagai wujud pemenuhan hak untuk
membuktikan peran dan partisipasinya dalam pembangunan sesuai dengan potensi dan
kemampuannya," kata Menaker Ida.
Menaker Ida juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai komitmen kedua belah pihak
dalam mewujudkan hak pekerjaan bagi penyandang disabilitas dan mengamalkan sila kelima
92

