Page 95 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 95
Judul Dapat Peluang Kerja di BUMN, Penyandang Disabilitas: Saatnya Kita
Sukses
Nama Media detik.com
Newstrend Kerjasama Kemenaker dan Kementerian BUMN
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5104255/dapat-peluang-kerja-di-bumn-
penyandang-disabilitas-saatnya-kita-sukses
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-22 20:31:15
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota
kesepahaman bersama (MoU) terkait Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja
Penyandang Disabilitas , Rabu (22/7/2020). Menteri Ida mengatakan MoU ini diteken agar para
penyandang disabilitas memperoleh hak-haknya untuk bekerja atau memperoleh pekerjaan.
DAPAT PELUANG KERJA DI BUMN, PENYANDANG DISABILITAS: SAATNYA KITA
SUKSES
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir hari ini
menandatangani nota kesepahaman tentang pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja
penyandang disabilitas pada BUMN.
Komitmen dilakukan dalam upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak kepada
penyandang disabilitas.
Ida Fauziyah menyampaikan, sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal
53 ayat (1), di mana Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan
Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang Disabilitas dari
jumlah pegawai atau pekerja.
"Kami mengajak bergandengan tangan terutama teman-teman BUMN dan pimpinan perusahaan
BUMN menandatangani komitmen bersama berikutnya. Kalau sekarang dengan Menteri BUMN,
berikutnya ditindaklanjuti oleh seluruh perusahaan yang dikelola Kementerian BUMN," imbuh
Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2020).
Dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini, Ida berharap BUMN mempekerjakan dan terus
memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud pemenuhan hak untuk
membuktikan peran dan partisipasinya dalam pembangunan sesuai dengan potensi dan
kemampuannya.
94

