Page 99 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 99
kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor di Jalan Pemuda, Kota Bogor Rabu
(22/7/2020).
Ketua PUK FSPKEP PT Goodyear Indonesia Iwan Ibnu Maulana mengatakan kedatangan para
pekerja ke kantor DPRD Kota Bogor untuk mengadukan soal 44 karyawan PT Goodyear
Indonesia. Iwan mengatakan PHK yang dilakukan terhadap rekan-rekannya dilakukan secara
sepihak. Untuk itu pihaknya meminta pengajuan kepada DPRD Kota Bogor untuk menjadi
jembatan audiensi antara karyawan dengan pihak perusahaan.
"Iya kami memang mengajukan permohonan audiensi terkait kondisi masalah yang terjadi di
PT Goodyear Indonesia, jadi disitu itu pengurangan karyawan yang didasarkan dampak dari
pandemi Covid-19," ujarnya.
Iwan mengatakan dari hasil kajian serikat pekerja proses PHK tersebut terkesan dilakukan
secara sepihak lantaran perusahaan belum melakukan langkah maksimal terhadap pencegahan
PHK .
"Perusahaan belum melakukan upaya maksimal pencegahan terjadinya PHK jadi perusahaan
belum sepenuhnya mengikuti arahan dari surat edaran menteri nomer 907 tahun 2004 disana
ada tahapan tahapan dari ponin a sampai poin a itu tahapan tahapan ampai perushaan baru
bisa melakukan phk," katanya.
Iwan mengatakan bahwa para pekerja menuntut dan meminta perusahaan mencabut PHK
sepihak dan kembali mempekerjakan para karyawan.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mengatakan bahwa dari hasil
pertemuan dengan para pekerja didapat kesimpulan para pekerja meminta rekannya yang di
PHK kembali dipekerjakan. Namun hasil keputusan tersebut akan diketahui setelah ada audiensi
antara pihak perusahaan, Disnaker dan Pekerja.
"Mereka mereka yang audiensi kemari mengadukan adanya PHK 44 orang untuk masuk kerja
lagi, kami bisa menyimpulkan keinginan mereka yang di PHK dengan ujug-ujug dengan
semena-mena tanpa agar mereka diakomodir untuk berkerja lagi, Nanti kita menunggu hasil
audiensi disnaker serikat dan pihak Goodyear ,"ujarnya.
98

