Page 91 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 91

Ringkasan

              Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick
              Thohir hari ini menandatangani nota kesepahaman tentang pelatihan kerja dan penempatan
              tenaga kerja penyandang disabilitas pada BUMN. Komitmen dilakukan dalam upaya memberikan
              perlindungan dan pemenuhan hak kepada penyandang disabilitas.



              DAPAT PELUANG KERJA DI BUMN, PENYANDANG DISABILITAS: SAATNYA KITA
              SUKSES

              Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick
              Thohir hari ini menandatangani nota kesepahaman tentang pelatihan kerja dan penempatan
              tenaga kerja penyandang disabilitas pada BUMN. Komitmen dilakukan dalam upaya memberikan
              perlindungan dan pemenuhan hak kepada penyandang disabilitas.
              Ida Fauziyah menyampaikan, sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal
              53 ayat (1), di mana Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan
              Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang Disabilitas dari
              jumlah pegawai atau pekerja.
              "Kami mengajak bergandengan tangan terutama teman-teman BUMN dan pimpinan perusahaan
              BUMN menandatangani komitmen bersama berikutnya. Kalau sekarang dengan Menteri BUMN,
              berikutnya ditindaklanjuti oleh seluruh perusahaan yang dikelola Kementerian BUMN," imbuh
              Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2020).

              Dengan  kondisi  pandemi  COVID-19  saat  ini,  Ida  berharap  BUMN  mempekerjakan  dan  terus
              memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud pemenuhan hak untuk
              membuktikan  peran  dan  partisipasinya  dalam  pembangunan  sesuai  dengan  potensi  dan
              kemampuannya.

              "Kami  tak  henti-hentinya  mengingatkan  Kementerian/Lembaga,  BUMN,  Pemda  untuk
              merealisasi  UU  Nomor  8  Tahun  2016.  Kalau  belum  sampai  2  persen,  mohon  didorong  agar
              sampai terpenuhi 2 persen," ujarnya.
              Lebih  lanjut  Ida  memberikan  apresiasi  kepada  perusahaan  BUMN  yang  telah  banyak
              memberikan  kesempatan  mempekerjakan  penyandang  disabilitas.  Meski  kondisi  pandemi,
              dengan pasar kerja terbatas dan banyaknya pekerja dirumahkan, diharapkan bisa memenuhi 2
              persen.

              "Tetapi tetap mengingatkan komitmen itu penting untuk direalisasikan," imbuhnya.

              Di sisi lain, salah satu penyandang disabilitas yang kini bekerja di Kemnaker Muktadin Mustafa,
              berharap  BUMN  dan  K/L  lainnya  juga  mendukung  untuk  mempekerjakan  dan  memberikan
              kesempatan lebih luas kepada penyandang disabilitas seperti dirinya.

              "Fasilitas sudah ada ada, BUMN dan K/L mendukung, sudah saatnya kita bisa sukses," katanya
              Selama  bekerja  menjadi  pegawai  Direktorat  Pengendalian  Penggunaan  Tenaga  Kerja  Asing
              (PPTKA) Muktadin mengaku fasilitas kerja yang diberikan sangat mendukung dan pekerjaan
              yang diberikan tidak menambah beban bagi dirinya.

              "Saya berterima kasih kepada Kemnaker yang telah membuka kesempatan jalur PNS khusus
              bagi jalur disabilitas. Sehingga teman-teman saya juga berkesempatan," ungkapnya.




                                                           90
   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96