Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 112

Title          RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA, BURUH ASING DIKHAWATIRKAN BEBAS MASUK
                              INDONESIA
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      22 Februari 2020
               Page/URL       https://www.merdeka.com/uang/ruu-omnibus-law-cipta-kerja-buruh-asing-d
                              ikhawatirkan-bebas-masuk-indonesia.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Merdeka.com -  Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Andi
               Syafrani, menilai tujuan RUU  Omnibus Law  Cipta Kerja dalam membuka 7 juta
               lapangan kerja baru, perlu dikritisi. Sebab, dalam rancangan tersebut tidak
               dijelaskan kepada siapa peruntukan 7 juta lapangan kerja itu.

                "Kalau mencipta 7 juta lapangan kerja, tidak dijelaskan sizenya berapa persen
               WNI? Jangan-jangan cuma 10 persen, sisanya? Bisa WNA," kata Andi saat diskusi
               RUU Cipta Kerja bersama Smartfm di The Maj, Senayan,  Jakarta  , Sabtu (22/2).


                Menengok RUU Cipta Kerja tentang tenaga kerja asing (TKA), ada perubahan pada
               UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan di Pasal 42 ayat (1) yang
               berbunyi setiap pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja asing wajib
               memiliki pengesahan rencana penggunaan tenaga kerja asing dari Pemerintah
               Pusat. Padahal, dalam UU sebelumnya berbunyi setiap pemberi kerja yang
               mempekerjakan tenaga kerja asing wajib memiliki izin tertulis dari menteri atau
               pejabat yang ditunjuk.

                Dengan menihilkan hal itu, Andi khawatir dapat mengakibatkan TKA lebih bebas
               masuk ke Indonesia apa pun bidangnya. Termasuk buruh atau tenaga tidak
               terampil. "Dulu tenaga asing hanya boleh level di atas, kemudian level teknologi,
               sekarang bisa jadi buruh, artinya tidak ada lagi batasan tenaga asing masuk dalam
               posisi apapun di Indonesia dengan RUU ini. Kalau tak berkompeten, kita tidak
               kebagian nanti 7 juta itu," jelas Andi.

                Andi mengatakan sebaiknya RUU ini tidak menggunakan frasa cipta kerja dan lebih
               baik menegaskan tentang kemudahan perizinan berinvestasi dan permodalan.
               Sebab, menurut Andi, isinya akan lebih menguntungkan pengusaha ketimbang
               pekerja.

                "Judulnya (  omnibus law  ) kerja tapi yang dibahas bukan kerja tapi modal yang
               menyangkut perizinan keamanan dan segalanya. Akibatnya dia menerabas kemana-
               mana dan penerabasan ini yang bisa melanggar konstitusi kita, kenapa? Karena
               konstitusi kita tidak melulu soal ekonomi," kritik dia.





                                                      Page 111 of 223.
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117