Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 161
Title MENAKER TEGASKAN CUTI MELAHIRKAN TIDAK DIHAPUS
Media Name republika.co.id
Pub. Date 21 Februari 2020
https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/20/02/20/q601ut370-me naker-
Page/URL
tegaskan-cuti-melahirkan-tidak-dihapus
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah menegaskan pemerintah tidak
menghapus cuti melahirkan . Cuti khusus tersebut masih ada tercantum di
Undang-Undang 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
"Itu tidak dihapus. Cuti hamil, cuti haid, cuti menikahkan dan cuti menikah itu ada
di ketentuan UU 13 tahun 2003," kata Menaker di Jakarta, Kamis (20/2).
Ia mengatakan persoalan cuti melahirkan, haid menikah atau menikahkan memang
tidak tertulis di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Namun, dalam
UU 13/2003, kata dia, tepatnya pada pasal 93 tercantum hal yang mengatur
persoalan cuti. Apabila masih eksis dan tidak diatur dalam omnibus law berarti tetap
berlaku.
"Mungkin ini yang agak banyak mengatakan kalau UU Cipta Kerja menghapus cuti
melahirkan itu tidak benar," kata dia.
Oleh karena sebab itu, ia meluruskan apabila ada poin-poin undang-undang yang
masih eksis dan tidak diatur dalam omnibus law maka tetap berlaku meskipun tidak
tertulis di RUU Cipta Kerja .
Sebelumnya, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr Giwo Rubianto
Wiyogo meminta RUU Cipta Kerja tidak menurunkan hak-hak tenaga kerja
perempuan. "RUU Cipta Kerja ini idealnya mendukung tenaga kerja, terutama
tenaga kerja perempuan yang diutamakan. Jangan sampai RUU ini malah
menurunkan hak-hak pekerja perempuan," ujar Giwo.
Dalam draf RUU Cipta Kerja yang diserahkan pemerintah pada DPR, tidak ada lagi
cuti haid bagi pekerja perempuan. Selain itu, cuti melahirkan dan haid terancam
tidak dibayarkan.
Berdasarkan UU 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 82, perempuan
berhak mendapatkan cuti selama 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan
setelah melahirkan. Begitu juga dengan perempuan yang mengalami keguguran pun
berhak mendapat cuti selama 1,5 bulan.
Page 160 of 223.

