Page 211 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 211

Title          ISI RUU OMNIBUS LAW CIPTA LAPANGAN KERJA, JAMINAN PHK HINGGA BONUS GEDE
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      21 Februari 2020
                              https://kumparan.com/cermati-content/isi-ruu-omnibus-law-cipta-lapanga n-kerja-
               Page/URL
                              jaminan-phk-hingga-bonus-gede-1ssqmPkZGhW
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive


































               Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali muncul. Setelah Bukalapak,
               Krakatau Steel, dan NET TV, kini giliran perusahaan telekomunikasi Indosat yang
               merumahkan 677 karyawannya di awal tahun ini.


               Itu baru perusahaan besar yang santer terdengar melakukan PHK. Belum
               perusahaan atau pabrik skala menengah dan kecil. Contohnya PHK besar-besaran di
               industri tekstil dan rokok di beberapa wilayah, seperti Surabaya, Batam, maupun
               kota lainnya.

               Lalu bagaimana dengan nasib para buruh atau karyawan yang di PHK?


               Selama ini, jika terjadi kasus PHK, maka pihak perusahaan yang bertanggung
               jawab. Membayarkan pesangon karyawan sesuai masa kerja. Ke depan, selain
               pesangon, karyawan yang kehilangan pekerjaan akibat kena PHK bakal mendapat
               jaminan dari pemerintah.

               Kok bisa? Tentu saja. Sebab pemerintah sudah menyerahkan Rancangan Undang-
               undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja ke parlemen. RUU ini masuk sebagai salah satu
               Omnibus Law, bersama RUU Perpajakan dan RUU Pemberdayaan UMKM.

               Jika disetujui DPR dan sah menjadi UU, maka aturan ini disebut-sebut akan
               meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Apa saja itu detail RUU Omnibus






                                                      Page 210 of 223.
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216