Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 49

Title         TAK SESUAI KHL, BURUH TOLAK KENAIKAN UMP 2020
                Media Name    liputan6.com
                Pub. Date     17 Oktober 2019
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4088386/tak-sesuai-khl-buruk-tola k-kenaikan-
                Page/URL
                              ump-2020
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative












               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak kenaikan
               Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51 persen. Perhitungan atau formulasi
               kenaikan UMP ini dinilai tidak berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) seperti
               yang diharapkan oleh serikat buruh.

               "Revisi PP no 78 tahun 2015, khususnya pasal tentang formula kenaikan upah minimum
               sebagai dasar perhitungan UMP harus didahului survei KHL di pasar," ungkapnya
               kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

               Menurut dia, KHL yang dipakai dalam menentukan kenaikan UMP juga harus
               disesuaikan dengan kenaikan kebutuhan hidup buruh saat ini. Jumlah KHL tersebut
               harus naik menjadi 78 item. Jika pemerintah masih menggunakan formula dalam PP
               78/2015 tentang Pengupahan untuk menentukan kenaikan upah minimum, maka buruh
               menolak kenaikan UMP 2020 yang sebesar 8,51 persen.

               "KHL yang di pakai adalah KHL yang baru yaitu yang rencananya KHL baru berjumlah
               78 item dari yang sebelumnya 60 item. Jadi buruh menolak kenaikan upah minimum
               sebesar 8 persen," tandas dia.

               Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
               menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum
               Kabupaten/Kota (UMK) 2020 sebesar 8,51 persen. Hal tersebut tertuang dalam Surat
               Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15
               Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan
               Produk Domestik Bruto Tahun 2019.
               Tak Sejahterakan Buruh

               Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilham Syah menilai penetapan
               kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 tidak sesuai dengan kebutuhan
               masyarakat terutama buruh. Menurutnya, penetapan UMP harusnya dilakukan
               berdasarkan Undang-Undang (UU), tepatnya UU nomor 13 tahun 2003 tentang
               Ketenagakerjaan. Namun, kenaikan UMP 2020 justru dirumuskan dengan formula lain.

               "Penetapan UMP itu dilakukan berdasarkan UU nomor 13 tahun 2003 dan dilakukan
               oleh Dewan Pengupahan di tingkat daerah yang terdiri dari beberapa elemen, seperti



                                                       Page 48 of 92.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54