Page 60 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 60
Title UMK BEKASI NAIK 8,5 PERSEN, PEMKOT BEKASI OPTIMISTIS PENGUSAHA TAK AKAN
HENGKANG
Media Name kompas.com
Pub. Date 26 November 2019
Page/URL https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/26/17471721/umk-bekasi-nai k-85-
persen-pemkot-bekasi-optimistis-pengusaha-tak-akan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto optimistis kenaikan upah minimum kota (UMK)
Bekasi 2020 tak akan menyebabkan perusahaan di Bekasi angkat kaki.
"Pengalaman untuk Kota Bekasi, saya kira selama ini tidak ada ada gejolak yang
luar biasa terkait dengan penetapan UMK yang ada," ujar Tri ditemui wartawan di
gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (26/11/2019) petang.
"Memang hampir di setiap waktu Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) selalu,
pada saat rapat penetapan UMK relatif tidak banyak hadir. Tetapi, dalam
implementasinya mereka akhirnya juga bisa ikut," imbuhnya.
Tri menyatakan, perusahaan yang berkeberatan bisa melalui mekanisme lewat Dinas
Ketenagakerjaan Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjut dia, hanya berperan menengahi kepentingan
pengusaha dan tenaga kerja.
Terkait peluang Kota Bekasi dijauhi kalangan usaha karena upah dinilai mahal, Tri
menyebutkan bahwa jajarannya akan senantiasa mempermudah perizinan usaha.
"Dalam rangka insentif, ya kami memberikan kemudahan proses perizinan,
kepastian, dan memberikan rasa aman mereka berinvestasi di Kota Bekasi," kata
politikus PDI-P itu.
Sebelumnya, penetapan UMK 2020 Bekasi diwarnai dengan ketegangan karena
Apindo enggan ikut dalam voting. Mereka tak setuju dengan UMK 2020 melalui
beragam dalih, entah soal keberadaan UMK itu sendiri maupun kenaikan UMK.
Page 59 of 127.

