Page 266 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 266
Judul Kecewa Tripartit Omnibus Law Ciptaker, Pekerja Siapkan Demo Besar-
besaran
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.sindonews.com/read/100126/12/kecewa-tripartit-
omnibus-law-ciptaker-pekerja-siapkan-demo-besar-besaran-
1594688847
Jurnalis Fahmi Bahtiar
Tanggal 2020-07-14 08:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Mirah Sumirat (Presiden Aspek Indonesia) Tim teknis bentukan Kemenaker ini ternyata
hanya untuk formalitas dan basa-basi. Hanya untuk memberi kesan bahwa seolah-olah
pemerintah sudah melibatkan serikat pekerja dalam pembahasan Omnibus Law Ciptaker
neutral - Mirah Sumirat (Presiden Aspek Indonesia) Pemerintah dan pengusaha cuma ingin
memaksakan kehendak agar RUU Cipta Kerja dapat segera disahkan. Padahal isinya sangat
merugikan kepentingan pekerja dan para pencari kerja
negative - Mirah Sumirat (Presiden Aspek Indonesia) Pekerja dan rakyat harus bersatu
melakukan penolakan RUU Ciptaker yang isinya eksploitatif. Di masa depan akan
menyengsarakan nasib anak bangsa secara berkepanjangan
Ringkasan
Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek) kecewa dengan pola pembahasan klaster
ketenagakerjaan di dalam tim teknis yang beranggotakan serikat pekerja, pengusaha, dan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Aspek mendukung langkah Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani
Nena Wea, dan Federasi Serikat Pekerja Perkayuan dan Kehutanan Indonesia (FSP Kahutindo)
untuk keluar dari tim teknis Omnibus Law Cipta Tenaga Kerja (Ciptaker) klaster
ketenagakerjaan.
KECEWA TRIPARTIT OMNIBUS LAW CIPTAKER, PEKERJA SIAPKAN DEMO BESAR-
BESARAN
JAKARTA - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek) kecewa dengan pola pembahasan
klaster ketenagakerjaan di dalam tim teknis yang beranggotakan serikat pekerja, pengusaha,
dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Aspek mendukung langkah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat
Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, dan Federasi Serikat Pekerja Perkayuan
265

