Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 42

MENAKER IDA: RTK PENTING UNTUK KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN


              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan, penyusunan perencanaan tenaga
              kerja  (RTK)  yang  aktual  dan  akurat  membutuhkan  kolaborasi  pemerintah  daerah  dan  lintas
              sektor. Perencanaan tenaga kerja yang aktual dan akurat menurut Ida, dapat dijadikan sebagai
              rujukan atau rekomendasi dalam menyusun rencana pembangunan daerah.

              "Untuk membuat sebuah perencanaan tenaga kerja yang baik dibutuhkan peran serta semua
              pihak. Sehingga, dibutuhkan kolaborasi antar unit kerja dan sektor, agar dokumen perencanaan
              tenaga  kerja  yang  dibuat  bisa  mencerminkan  aspek  ketenagakerjaan  lintas  sektoral,"  kata
              Menaker  Ida  saat  menyampaikan  Sambutan  Pembuka  dalam  Webinar  bertajuk  "Eksistensi
              Rencana  Tenaga  Kerja  Dalam  Pelaksanaan  Pembangunan  Ketenagakerjaan  Yang
              Berkelanjutan", Selasa (14/7/2020).

              Untuk mendukung penyusunan perencanaan tenaga kerja yang aktual dan akurat, Menteri Ida
              menyebut  bahwa  pihaknya  telah  menyediakan  layanan  Sistem  Informasi  Ketenagakerjaan
              (SISNAKER). Sistem daring ini disebutnya dapat diakses siapapun guna aktualisasi data dan
              informasi ketenagakerjaan. Sehingga, data dan informasi yang ada di SISNAKER dapat dijadikan
              rujukan dalam pembangunan ketenagakerjaan yang berkelanjutan.

              "Sistem  ini  kami  bangun  untuk  mempertemukan  seluruh  stakeholder  ketenagakerjaan.  Dan
              ketika  kementerian/lembaga  lain  membutuhkan  data  dan  informasi  ketenagakerjaan,  maka
              harusnya rujukannya SISNAKER ini," jelasnya.

              Menaker  mengemukakan,  saat  ini  sektor  ketenagakerjaan  dihadapkan  pada  sejumlah
              tantangan. Seperti angkatan kerja yang masih didominasi oleh low skill, puncak bonus demografi
              pada tahun 2030, era revolusi industri 4.0, hingga tantangan terbaru pandemi Covid-19.

              Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Menaker menyatakan bahwa pemerintah telah
              melakukan  upaya  peningkatan  kualitas  SDM  melalui  berbagai  program pengembangan  SDM
              yang ada di Kemnaker. Sedangkan untuk menghadapi tantangan pandemi Covid-19, pemerintah
              telah melakukan mitigasi dampak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

              "Hal ini tentunya selaras dengan langkah-langkah mitigasi Covid-19 oleh berbagai negara yang
              juga  melakukan  langkah-langkah  penyelamatan  perekonomian,  selain  kebijakan  untuk
              penanggulangan Covid-19 di sektor kesehatan," terang Menaker.

              Oleh karena itu, Menaker kembali menegaskan bahwa penyusunan perencanaan tenaga kerja
              harus  dilakukan  sebaik  mungkin  untuk  mendapatkan  data  yang  aktual  dan  akurat.  Karena,
              keberhasilan  pembangunan  nasional  sangat  dipengaruhi  oleh  keberhasilan  pembangunan
              ketenagakerjaan, terutama dalam aspek peningkatan kualitas dan perlindungan tenaga kerja.

              "Saya berharap, perencanaan tenaga kerja benar-benar dapat dijadikan sebagai rujukan atau
              rekomendasi dalam menyusun rencana pembangunan daerah," ujarnya..









                                                           41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47