Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 55
"Untuk membuat orang tetap kerja, dia harus punya skill yang adaptive, pemerintah
punya pasar kerja yang aktif, informasi pasar kerja yang bagus, pertemuan supply
and demand dan sebagainya," ujar Hanif.
Bentuk dari self defence capacity tersebut, lanjutnya, adalah keterampilan yang
dapat berubah dan beradaptasi dengan cepat sesuai dengan kebutuhan zaman.
"Kuncinya adalah skill yang terus berkembang dan jaminan sosial untuk semua
orang," jelasnya.
Selain perubahan paradigma, Hanif menyebut pasar kerja yang fleksibel harus
dihadapi dengan perubahan ekosistem ketenagakerjaan, dari ekosistem yang
rigid/kaku menjadi ekosistem yang dinamis dan fleksibel. Ia mencontohkan, saat ini
Indonesia telah memiliki SDM berkualitas. Namun, dari sisi jumlah masih sedikit dan
dari sisi persebaran belum merata.
"Lebih dari 80 persen pekerja skill kita tersebar di Jawa, Sumatera, dan Bali. Itu
artinya yang pertama kali kita perbaiki ekosistem kita. Dari yang rigid kaya kanebo
kering kita transform menjadi fleksibel," ujarnya.
Page 54 of 121.

