Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 56

Title          PENENTUAN DIREKSI PERUSAHAAN TAK SEMBARANGAN, KEMNAKER: HARUS SESUAI
                              STANDAR KOMPETENSI
               Media Name     indopos.co.id
               Pub. Date      25 Juli 2019
               Page/URL       https://indopos.co.id/read/2019/07/25/182664/penentuan-direksi-perusah aan-tak-
                              sembarangan-kemnaker-harus-sesuai-standar-kompetensi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Penentuan direksi ataupun manajerial perusahaan di BUMN maupun swasta, harus
               memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Saat ini draf Rancangan
               Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) sudah final.

               Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Kementerian Tenaga
               Kerja (Kemnaker) Sukiyo mengatakan, untuk mendapatkan konsensus dilakukan
               konvensi. Nanti semua perusahaan atau manajemen sama standarnya.

               "Jadi menentukan direksi ada standarnya. Bukan karena suka dan tidak suka.
               Tantangan ke depan, yaitu kita menjual kompetensi," ujar Sukiyo, saat menghadiri
               acara Konvensi RSKKNI yang digelar Perkumpulan Assesment Center Indonesia
               (PASSTI) di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

               Assessment menentukan direksi ataupun manajerial perusahaan sudah lama berlaku
               di luar negeri. Di sini masih tergolong baru. Namun begitu, sudah ratusan
               perusahaan dan BUMN yang menerapkan hal itu. "Kalau dilingkungan BUMN sudah
               menerapkan itu. Perusahaan swasta masih belum," jelas Sukiyo.

               Pentingnya hal itu, dia juga meminta penyiapan SDM untuk assessment center
               harus ada standarnya. Hal itu untuk rujukan mencari seseorang yang berkualitas.
               Penyusunan standar kompetensi ini penting untuk menjawab kebutuhan tuntutan
               dunia kerja di bidang Assessment Center.

               Mengingat hingga saat ini sudah semakin banyak perusahaan yang menggunakan
               metode Assessment Center dalam penempatan tenaga kerja. "Ke depan semua
               profesi akan banyak menggunakan assessment center. BUMN karena itu
               orientasinya profit itu sudah duluan. Jadi kalau tidak kompeten akan sulit bersaing,"
               pungkasnya.

               Ketua PASSTI T. Zilmahram mengatakan, Kementerian BUMN sudah mengeluarkan
               standar assesment untuk menduduki posisi direksi. Di era industri 4.0 perusahaan
               swasta juga penting menerapkan itu. Termasuk di bidang lainnya.

               "Semua sektor bisa dilakukan assessment. Kita pernah melakukan misalnya untuk





                                                       Page 55 of 121.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61