Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 61

Title          CEGAH PEKERJA MIGRAN TERJERAT RENTENIR, KEMENAKER BENTUK KOPERASI
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      25 Juli 2019
                              https://kumparan.com/@kumparanbisnis/cegah-pekerja-migran-terjerat-ren tenir-
               Page/URL
                              kemenaker-bentuk-koperasi-1rXE7A5Tbrs
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meresmikan pembentukan 4 Koperasi
               Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada Provinsi di Jawa Timur.

               Empat koperasi PMI yang diresmikan antara lain Koperasi Margo Makmur, Koperasi
               Perhimpunan Tenaga Kerja Indonesia (PERTAKINA) Kabupaten Blitar, Koperasi
               Pekerja Migran Indonesia Rumah Migran Berkarya Kediri, dan Koperasi Rumah
               Migran Berkarya Jenggirat Tangi Kabupaten Banyuwangi.

               Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN)
               Kemenaker Eva Trisiana menjelaskan, pembuatan koperasi PMI akan memberi
               manfaat optimal bagi calon PMI, PMI, maupun PMI Purna beserta keluarganya.

               "Keberadaannya juga diharapkan dapat memutus rantai calo dan rentenir serta
               membebaskan para PMI dari risiko jeratan rentenir," katanya melalui keterangan
               tertulis, Kamis (25/7).

               Eva menambahkan, selama ini calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkadang
               kesulitan untuk mendapatkan akses permodalan, termasuk ketika membutuhkan
               pembiayaan untuk berangkat bekerja ke luar negeri.
               Karena itu, pembentukan Koperasi PMI salah satu manfaatnya untuk menjawab
               persoalan PMI dan keluarganya dalam aspek keuangan sehingga mereka tidak
               terjerat calo dan rentenir.

               "Koperasi PMI ini dari kita dan untuk kita. Dengan adanya koperasi PMI ini, para
               calon PMI, PMI dan PMI purna diharapkan dapat mendapat pinjaman dengan bunga
               ringan. Yang nantinya bisa mendorong usaha-usaha produktif," kata Eva.

               Koperasi PMI ini sejalan dengan pilar keempat program Desa Migran Produktif
               (Desmigratif) yang diinisiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, yaitu
               penguatan usaha produktif untuk jangka panjang dalam bentuk koperasi usaha.
               "Koperasi PMI yang kuat bisa jadi fasilitator pengembangan usaha produktif di
               masyarakat ataupun kepentingan lain seperti tabungan dan investasi," kata Eva.

               Koperasi ini juga bisa memberdayakan PMI sehingga bisa langsung bekerja saat
               mereka pulang. "Dengan begitu saat mereka pulang ke kampung halaman tidak
               memulai dari nol, tapi sudah jalan usahanya," kata Eva.




                                                       Page 60 of 121.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66