Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 75

Title          AKSI TOLAK OMNIBUS LAW 11 MARET, DPRD JATIM BOLEHKAN ASAL JANGAN MELANGGAR
                              HUKUM
               Media Name     harianbhirawa.co.id
               Pub. Date      10 Maret 2020
               Page/URL       https://www.harianbhirawa.co.id/aksi-tolak-omnibus-law-11-maret-dprd-j atim-bolehkan-
                              asal-jangan-melanggar-hukum/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative








               Gelombang penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau
               Omnibus Law di Jatim disuarakan, Rabu (11/3). Ribuan massa dari berbagai elemen
               yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) berencana menggelar
               demonstrasi besar-besaran di Bundaran Waru, Sidoarjo.

               Aksi ini pun membuat Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP, Hari Putri Lestari
               angkat bicara. Menurutnya, rencana aksi 11 Maret dimint untuk tidak menghambat
               fasilitas publik.

               "Kami mengimbau massa tidak menghambat fasilitas publik. Disana (Waru, red) itu
               itu idak ada demo saja sudah macet di jam-jam tertentu. Karena akses dari
               beberapa jadi sangat vital," pinta Tari, sapaan akrabnya, Selasa (10/3).

               Pada prinsipnya, lanjut Tari, kalau massa buruh ingin menyampaikan aksi, uneg-
               uneg, pihakya mengaku siap menerima. "Menurut saya, kalau menegakkan hukum,
               jangan melawan hukum," tegasnya.

               Tari mengakui bahwa Omnibus Law yang telah beredar masih dalam usulan
               pemerintah. Kalau dibandingkan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan ada hak-
               hak yang dipangkas, tapi tidak semua.

               "Namun, tujuan pemerintah kan menciptakan lapangan kerja. Itu diperuntukkan
               bagi yang belum bekerja, memberikan kesempatan yang belum bekerja. Pemerintah
               ini kan harus adil," terang dia.


               Meski demikian, dikatakan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini, omnibus Law masih
               dalam tahap usulan dan masih digodok. Bahkan, ditegaskan Tari bahwa
               perkembangan Omnibus Law telah menjadi perhatiannya. Hal ini lantaran Tari yang
               juga Anggota Komisi E DPRD Jatim.


               "Perkembangan ini akan dibahas di komisi IX. Dan awal bahasan baru minggu
               ketiga. Tapi, gak apa-apa menyampaikan aspirasi itu hal yang normatif dan dijamin
               oleh negara untuk menyampaikan pendapat dimuka umum. Asal tidak melanggar
               hukum," pungkasnya.

               Perlu diketahui, massa merupakan gabungan dari YLBH-LBH Surabaya, FSP LEM
               SPSI, KASBI, FBTPI-KPBI, FSPMI, FSBI, KPSBI, KSN, KAMIPARHO SBSI, BEM SI




                                                       Page 74 of 117.
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80