Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 MARET 2019
P. 25

Sementara itu, berdasarkan data Bank Dunia melalui laporan bertajuk "Pekerja
               Global Indonesia" menyebutkan dari 9 juta buruh migran, tercatat sebanyak 4,3 juta
               buruh migran ilegal alias tidak memenuhi prosedur resmi untuk bekerja di luar
               negeri.

               Namun, berdasarkan data Kelompok Kerja Pemilu Luar Negeri (Pokja PLN)
               Kementerian Luar Negeri per September 2018 tercatat Data Pemilih Tetap Hasil
               Pemutakhiran (DPTHP) Pratama tercatat sebanyak 2.025.344 pemilih dan jumlah
               tersebut sudah termasuk seluruh buruh migran Indonesia yang berada di luar
               negeri.

               Project Officer Migrant Care di Jember Bambang Teguh Karyanto mengatakan para
               mantan pekerja migran dapat menyalurkan hak suaranya tanpa ada hambatan di
               kampung halamannya, namun bagaimana dengan para pekerja migran ilegal asal
               Jember yang kini masih berada di sejumlah negara tujuan, di antaranya Malaysia,
               Arab Saudi, Hong Kong, Taiwan, Korea, dan Singapura.

               "Potensi para pekerja migran ilegal untuk kehilangan hak suaranya cukup tinggi di
               luar negeri, sehingga hal itu yang menjadi perhatian Migrant Care untuk mendorong
               pemerintah lebih aktif memberikan solusi atas persoalan tersebut," katanya.

               Tidak hanya itu, pekerja migran yang prosedural pun juga terancam tidak bisa
               menggunakan hak suaranya, terutama yang bekerja sebagai asisten rumah tangga
               di negara lain karena mereka seringkali mengalami berbagai hambatan ketika ingin
               memilih, seperti tidak mendapatkan izin dari majikan dengan berbagai
               pertimbangan.

               Pemungutan suara di luar negeri dijadwalkan KPU RI lebih awal, yakni pada tanggal
               8 hingga 14 April 2019, dengan tiga metode pemungutan suara, yakni datang ke
               TPS yang berada di kedutaan atau konsulat jenderal di negara masing-masing,
               kemudian kotak suara keliling dan menggunakan pos.

               Bambang berharap para mantan pekerja migran secara maksimal menyukseskan
               Pemilu 2019 dengan menyalurkan hak suaranya di masing-masing TPS pada 17 April
               2019 dan pemerintah juga harus berusaha maksimal dengan berbagai langkah
               strategis dan diplomasi, agar seluruh WNI yang bekerja di luar negeri dapat
               menggunakan hak suaranya, meskipun para pekerja migran tersebut ilegal.

               Oleh Zumrotun Solichah Editor: Masuki M. Astro COPYRIGHT (c) ANTARA 2019 .















                                                       Page 24 of 124.
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30