Page 185 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 185

Title          BELUM RATIFIKASI ATURAN ILO SOAL UMP, RI KALAH DARI MALAYSIA!
               Media Name     cnbcindonesia.com
               Pub. Date      15 November 2019
                              https://www.cnbcindonesia.com/news/20191114232140-4-115409/belum-ratif ikasi-
               Page/URL
                              aturan-ilo-soal-ump-ri-kalah-dari-malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta, - Wacana penyederhanaan mekanisme penetapan upah minimum menjadi
               hanya satu, yakni upah minimum provinsi (UMP), menimbulkan pro-kontra.
               Benarkah aturan upah minimum saat ini terlalu memanjakan buruh, lalu mengapa
               kita kalah dari Malaysia yang sudah meratifikasi konvensi upah minimum dunia?
               Adalah Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah yang mengeluarkan wacana tersebut,
               demi merespons keluhan pengusaha mengenai problem pengupahan yang menurut
               mereka menjadikan iklim investasi di Indonesia kurang kompetitif dibandingkan
               dengan negara lain.


                 Kalangan pengusaha saat ini mengeluhkan keberadaan upah minimum
               kabupaten/kota (UMK) dan upah minimum sektoral (UMS) yang terkadang lebih
               tinggi dibandingkan dengan UMP yang ditetapkan oleh gubernur. Misalnya, UMK
               2019 di Provinsi Banten yang lebih tinggi dari UMP-nya sebesar Rp 2,27 juta.


                Persoalan upah minimum juga disorot Bank Dunia. Dalam laporan "Doing Business
               2020" kebijakan upah minimum di Indonesia dinilai positif untuk menjamin
               kompensasi adil untuk pekerja. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini dijalankan
               dengan mengorbankan pengusaha.

                   Riset Bank Dunia menyebutkan bahwa perusahaan yang beroperasi di negara
               berkembang kesulitan membayar upah minimum karena rasionya terlalu tinggi jika
               dibandingkan dengan median laba yang dibukukannya. Hal serupa tidak terjadi di
               negara maju.

                "Ini perintah pak presiden terkait omnibus law, salah satu kemungkinan akan ada
               UMP saja, tapi belum, sama sekali. Saat ini masih dikaji," kata Direktur Pengupahan
               Kementerian Tenaga Kerja Dinar Titus Jogaswitani kepada Kamis (14/11).

                Meski penghapusan UMK dan UMS baru sebatas wacana, Presiden Konfederasi
               Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dengan tegas menolak rencana
               penghapusan UMK, karena menurut akan merugikan buruh.

                Benarkah sistem upah minimum sekarang memanjakan buruh dan merugikan
               kepentingan pengusaha? Di mana posisi pemerintah dalam perlindungan hak buruh?
               Tim Riset berusaha menganalisisnya berdasarkan standar Organisasi Buruh
               International (ILO) dan praktik Malaysia yang dijadikan contoh (role model)
               pengupahan oleh ILO.




                                                      Page 184 of 211.
   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190