Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 182

Title          2020, UMK KOTA BEKASI RP 4,5 JUTA
               Media Name     medcom.id
               Pub. Date      15 November 2019
               Page/URL       https://www.medcom.id/nasional/daerah/ybD0WWRb-2020-umk-kota-bekasi-rp -4-5-juta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Bekasi  : Dewan pengupahan memutuskan upah minimum kota (UMK) Kota Bekasi, Jawa
               barat, pada 2020 Rp4.589.708 per bulan. Angka naik 8,51 persen dari tahun sebelumnya
               yakni Rp4.229.756.

                Anggota Dewan Pengupahan Kota Bekasi dari unsur serikat pekerja, Rudolf mengatakan,
               penetapan UMK diputuskan di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, pada Kamis, 14
               November 2019.


                Menurut Rudolf, penetapan UMK 2020 berakhir dengan voting atas dua pilihan. Pemerintah
               mengusulkan 8,51 persen dan serikat pekerja mengusulkan 15 persen kenaikan.

               "Hasil voting memenangkan usulan dari pemerintah dengan perolehan suara 15 banding
               empat. Hanya ada unsur pemerintah, akademisi, dan buruh yang menggunakan hak suara,
               sedangkan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) tidak ada satu pun yang menggunakan
               hak suaranya," kata dia di Bekasi, Kamis, 14 November 2019.


                Dia menjelaskan, pihaknya menerima keputusan kenaikan UMK. Meskipun, yang diusulkan
               melebihi persentase yang diatur dalam PP 78.

                "Sebenarnya kalau kita dari SP (serikat pekerja) belum pernah memprediksi karena
               bagaimana pun kita meminta kenaikan di atas PP 78. Jadi hasil hari ini memang itulah yang
               harus kita terima," ungkapnya.

                Sementara itu, Anggota Dewan Pengupahan dari unsur Apindo Kota Bekasi, Nugraha,
               mengatakan, pihaknya menolak UMK 2020. "Anggota hadir semua tujuh orang tidak ada
               yang mengikuti voting," katanya.

                Dia menjelaskan, penolakan tersebut dilakukan karena belum ada hasil evaluasi
               pelaksanaan UMK Kota Bekasi 2019. Termasuk evaluasi dari pengawasan pemerintah
               provinsi.

                "Apindo ingin ada evaluasi dulu. Karena di dalam SK gubernur terkait kenaikan UMK 2019
               berlaku untuk 27 daerah kabupaten/kota di seluruh Jabar. Pada diktum keempat ada jelas-
               jelas kalimat pengawasan dan pengendalian upah minimum dilakukan gubernur Jabar dan
               wali kota," tegasnya.

                Walaupun ada penolakan, hasil rapat rekomendasi kenaikan UMK 2020 ini akan diserahkan
               ke wali kota untuk selanjutnya diputuskan melakui surat keputusan (SK) Gubernur Jawa
               Barat paling lambat 21 November 2019.


                (MEL).



                                                      Page 181 of 211.
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187