Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 193
Title UMK LEBIH RENDAH, PABRIK SEPATU DI BANTEN RAMAI-RAMAI PINDAH KE JATENG
Media Name kompas.com
Pub. Date 15 November 2019
https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/15/18214471/umk-lebih-rend ah-pabrik-
Page/URL
sepatu-di-banten-ramai-ramai-pindah-ke-jateng
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Firman Bakri
mengatakan, ada 25 pabrik yang sudah mendapatkan izin mendirikan pabrik di Jawa
Tengah.
Bukan untuk membuka cabang, akan tetapi untuk relokasi pabrik-pabrik yang dinilai
tidak lagi kompetitif, khususnya di wilayah Provinsi Banten.
"Terhitung Juni 2019, sudah ada 25 pabrik yang berinvestasi di Jawa tengah dan
mendapatkan izin. Dari 25 pabrik itu, sebagai besar dari Banten," ujar dia saat
dihubungi Kompas.com, Jumat (15/11/2019).
Namun Firman tidak menyebut secara spesifik berapa jumlah pabrik yang akan
hengkang dari Provinsi Banten.
Firman mengaku, pabrik-pabrik tersebut memilih Jawa Tengah sebagai tempat baru
mereka karena dinilai lebih kompetitif dari sisi Upah Minimum Kabupaten/Kota (
UMK) yang berdampak pada biaya produksi.
Selain itu, lanjut Firman, harga pasar alas kaki saat ini terus bersaing dengan
negara-negara tetangga.
"Alas kaki itu produk yang pasti dikomparasi di luar negeri terutama pesaing kita
kan Vietnam, Kamboja, China mungkin juga Bangladesh," kata dia.
Dengan kondisi itu, kata Firman, pada akhirnya, para investor di industri alas kaki
melihat Banten sebagai tempat yang tidak kompetitif lagi.
"UMK-nya tinggi dan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kota)nya juga (tinggi),"
pungkas dia.
Page 192 of 211.

