Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 194

Title          BERIBU ALASAN PENGUSAHA TOLAK KENAIKAN UMK DI BEKASI
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      15 November 2019
                              https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/15/07154531/beribu-alasan- pengusaha-
               Page/URL
                              tolak-kenaikan-umk-di-bekasi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative






               Dewan Pengupahan Kota Bekasi yang terdiri dari unsur pengusaha, buruh,
               pemerintah, dan akademisi menyepakati kenaikan upah minimum kota (UMK) Bekasi
               2020 sebesar 8,51 persen.

               Kesepakatan itu dicapai pada Kamis (14/11/2019), usai 6 jam lebih perundingan alot
               dalam rapat finalisasi. Dengan kenaikan ini, UMK Bekasi tahun depan mencapai Rp
               4.589.708.

               Kenaikan ini lebih rendah ketimbang permintaan serikat buruh. Sebelumnya, mereka
               menginginkan agar kenaikan UMK mencapai 15 persen atau setara Rp 4,86 juta.
               Akan tetapi, mereka akhirnya menerima keputusan ini.

               Bukan perkara mudah memutuskan kenaikan upah ini.

               Perwakilan pengusaha, yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Kota Bekasi
               jadi penyebabnya. Sejak rapat pertama, Apindo Kota Bekasi telah menolak UMK
               Bekasi 2020.

               "Dari rapat pertama tanggal 28 Oktober 2019, kami sudah menolak adanya UMK
               Bekasi 2020," ujar Nugraha, perwakilan Apindo Kota Bekasi kepada wartawan,
               Kamis malam.

               Penolakan ini membuat perwakilan Apindo Kota Bekasi tidak hadir pada rapat
               finalisasi UMK Bekasi 2020 yang sedianya digelar Senin (11/11/2019).

               Akibat absennya Apindo, rapat harus ditunda 3 hari, membuat Kota Bekasi disebut
               jadi yang paling akhir mengusulkan besaran UMK 2020.

               Meski begitu, Apindo Kota Bekasi tak mau memberi keterangan lugas soal aspek
               mana yang mereka tolak dari UMK Bekasi 2020: apakah kenaikan UMK atau
               keberadaan UMK itu sendiri.

               Jika kenaikan ditolak, maka UMK Bekasi tetap di kisaran Rp 4,2 juta. Sedangkan jika
               UMK ditolak, itu berarti upah minimum di Bekasi mengacu pada upah minimum
               provinsi Jawa Barat yang hanya sekitar Rp 1,8 juta.

               "Bisa jadi dua-duanya," kata Nugraha kepada Kompas.com, Kamis malam.

               "Bisa jadi seperti itu," jawab dia lagi saat ditanya apakah Apido ingin UMK dihapus.





                                                      Page 193 of 211.
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199