Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 42

Title          PEMBAHASAN OMINBUS LAW DINILAI TIDAK PARTISIPATIF, PENGAMAT: HUKUM DI
                              INDONESIA MUNDUR
               Media Name     rri.co.id
               Pub. Date      10 Februari 2020
               Page/URL       http://rri.co.id/post/berita/784493/nasional/pembahasan_ominbus_law_di
                              nilai_tidak_partisipatif_pengamat_hukum_di_indonesia_mundur.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative






























               Jakarta : Ahli hukum tata negara dari Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti
               mengatakan pembahasan Omnibus Law sejauh ini tidak ada keterbukaan dari
               pemerintah. Menurut Bivitri, pembahasan Omnibus Law tidak partisipatif sehingga
               masyarakat tidak bisa mengakses. Padahal, menurutnya, pembuatan legislasi yang
               sangat penting seperti omnibus law harus diikuti oleh partisipasi publik.

                "Sejauh ini tidak ada partisipasi publik dalam pembahasannya, sehingga ini mundur
               ya prosesnya. Seharusnya keterlibatan publik dalam UU harus diikut sertakan," kata
               Bivitri dalam diskusi The Indonesian Institute dengan tema Omnibus Law: Peluang
               Kembalinya Sentralisasi?, di Jakarta, Senin (10/2/2020).

                Menurut Bivitri, jika ada keterlibatan publik dalam omnibus law itu tidak akan
               terjadi ketegangan di masyarakat. Seperti rencana Rancangan Undang-undang
               (RUU) Cipta Lapangan Kerja atau 'Cilaka' yang tengah dirancang pemerintahan
               Jokowi.


                Terutama mengenai upah buruh dan kekhawatiran mempermudah tenaga kerja
               asing masuk ke Indonesia. Dimana isu tersebut saat ini terjadi pro dan kontra di
               tengah-tengah masyarakat.

                Untuk itu, ia mendorong jika draft Omnibus Law tersebut diserahkan ke DPR. Ia
               meminta agar DPR untuk membuka secara transparan rancangan UU tersebut.

                "DPR juga harus transparan dalam Omnibus Law ini," tandasnya..





                                                       Page 41 of 76.
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47