Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 49

Title          2 TKA CHINA TERNYATA BALIK KE PINRANG SULSEL SECARA ILEGAL, KOK BISA?
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      10 Februari 2020
                              https://news.detik.com/berita/4893655/2-tka-china-ternyata-balik-ke-pi nrang-sulsel-
               Page/URL
                              secara-ilegal-kok-bisa
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Parepare  -  Dua tenaga kerja asing (TKA) asal  China  kembali  Pinrang, Sulsel,
               setelah liburan di negaranya. Kok bisa?  Kedua TKA itu adalah Zhao Shaobing,
               warga Provinsi Shangxi; dan Chen Fengwei, warga Provinsi Shanghai, yang baru
               tiba di Indonesia setelah menjalani liburan. Keduanya merupakan pekerja asing di
               PT Biota Laut Ganggang (BLG), Suppa, Pinrang.

               Hari ini keduanya menjalani tes kesehatan oleh Dinkes Pinrang. Hasilnya
               menunjukkan keduanya negatif Corona, namun tetap akan diobservasi selama 14
               hari.

               Pertanyaannya, bagaimana keduanya bisa sampai di Pinrang selama masa
               penghentian penerbangan?  Rupanya keduanya tiba di Bandara Soekarno-Hatta
               sesaat sebelum penghentian penerbangan diberlakukan, yaitu 4 Februari 2020
               malam. Lalu mereka terbang ke Makassar.

               Di Makassar, mereka ditolak masuk. Imigrasi pun heran keduanya bisa sampai di
               Pinrang.

               "Masuknya ke sini bisa dibilang ilegal lantaran keterangan dokter mereka diterbitkan
               oleh lembaga kesehatan swasta, makanya saya tolak karena tidak ingin mengambil
               risiko," kata Noer Putera Bahagia, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, saat
               dihubungi  detikcom, Senin(10/2/2020).

               Dokumen kedua TKA asal China itu, seperti disebutkan sebelumnya, lengkap.
               Masalahnya adalah mereka tak bisa menunjukkan dokumen keterangan sehat dari
               lembaga yang diakui imigrasi.

               "Kalau administrasinya, keimigrasiannya, lengkap, termasuk Kitas, namun karena
               tidak ada keterangan sehatnya, makanya kami tolak, kami juga heran kenapa bisa
               sampai di Pinrang, harusnya dikarantina dulu selama 14 hari," ujar Noer Putera.


               (tor/tor)








                                                       Page 48 of 76.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54