Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 54

"Ini adalah salah satu ikhtiar kita dalam mencegah penyebaran virus corona kepada
               WNI kita," ujar Menaker.


               Dubes I Gede Ngurah Swajaya menambahkan, KBRI di Singapura terus melakukan
               update informasi, khususnya mengenai kondisi penyebaran virus corona kepada
               WNI melalui rilis,media sosial, jejaring informasi, dan sebagainya. Ia mengimbau
               WNI yang ada di Singapura, termasuk PMI, untuk selalu hati-hati dan waspada.


               "Jadi kami mengimbau untuk tetap tenang, situasinya sedang ditangani dan
               tertangani. Tetapi ketenangan itu juga harus diwaspadai," imbau Dubes Swajaya.


               Ia menambahkan, WNI yang tidak ada kebutuhan mendesak untuk menghindari
               tempat-tempat keramaian. Selain itu, seluruh WNI haruslah mengenakan masker,
               serta menjaga kebersihan seperti mencuci tangan dengan sanitasi.


               "Kita setiap hari memberikan imbaun dan memberikan kontak-kontak yang bisa
               dihibubungi secara langsung. Baik di Kementerian Kesehatan Singapura maupun
               lembaga-lembaga yang di Singapura, termasuk juga di KBRI Singapura," ujar Dubes
               Swajaya.

               Direct Hiring


               Selain membahas perkembangan penyebaran virus di Singapura, pertemuan antara
               Menaker Idan Fauziyah dengan Dubes Swajaya juga membahas mengenai direct
               hiring (penempatan secara langsung) PMI ke Singapura.


               Menaker menjelaskan, perekrutan pekerja migran secara direct hiring tidak sesuai
               dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran
               Indonesia (UU PPMI).

               Selain itu, kebijakan direct hiring yang diterapkan Pemerintah Singapura tersebut
               juga dinilai lemah dari sisi pelindungan, baik bagi pekerja migran maupun pember
               kerja (majikan).


               Menaker pun mendorong Dubes RI di Singapura untuk mengajak atase
               ketenagakerjaan dari negara lain yang menempatkan pekerja migran di Singapura,
               untuk bersama-sama mendiskusikan kebijakan direct hiring tersebut.

               "Tujuannya adalah sama-sama melindungi. Melindugi PMI kita dari praktik-praktik
               yang tidak diinginkan. Dan pastinya juga melindungi calon-calon majikan
               Singapura," terang Menaker.

               Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Aris Wahyudi, menambahkan, UU PPMI
               memiliki semangat untuk melindungi PMI dengan memastikan kesiapan kompetensi,
               kesiapan mental dan bahasa, hingga kesiapan kesehatan fisik. Oleh karena itu,
               kebijakan direct hiring tersebut tidak sesuai dengan upaya Pemerintah Indonesia
               sebagai sending country.






                                                       Page 53 of 76.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59