Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 56

Title          ATURAN PEKERJA INDUSTRI MARITIM BAKAL DIRILIS
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      10 Februari 2020
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20200210/12/1199382/aturan-pekerja-ind ustri-
               Page/URL
                              maritim-bakal-dirilis
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
















               Kementerian Ketenagakerjaan mengklaim akan menyelesaikan harmonisasi aturan
               teknis perlindungan pekerja maritim.


               Aturan tersebut akan mengatur berbagai bentuk perlindungan bagi pekerja sektor
               maritim seperti usia minimal, sertifikasi, kontrak kerja hingga perlindungan sosial.


               Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan mengatakan  pemerintah berkomitmen
               untuk meningkatkan pelindungan terhadap pekerja maritim yang meliputi pelaut
               kapal niaga, kapal perikanan, dan Pekerja sektor maritim lainnya.


               "Aturan teknis itu merupakan bentuk hadirnya negara dalam melindungi seluruh
               para pekerja maritim Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin
               (10/2/2020).


               Aturan teknis tersebut merupakan implementasi Undang-Undang No. 15/2016
               tentang Konvensi Ketenagakerjaan Maritim. Seperti diketahui, sejak 6 Oktober 2016,
               Pemerintah Indonesia telah meratifikasi Maritime Labour Convention (MLC) 2006
               dengan disahkannya Undang-Undang No.15/ 2016.

               Bentuk perlindungan bagi pekerja maritim itu antara lain mengatur tentang standar
               minimum bagi pelaut untuk bekerja di atas kapal seperti usia minimal, sertifikasi
               keahlian, upah, jam kerja, kontrak kerja, dan sebagainya. Pelindungan tersebut juga
               mengatur fasilitas kapal, pelindungan kesehatan, kesejahteraan, serta pelindungan
               sosial bagi pelaut.

               Ida mengatakan beberapa kementerian terkait juga harus melakukan harmonisasi
               peraturan terkait tenaga kerja yang bekerja pada sektor kelautan. Hal itu bertujuan
               agar UU Konvensi Ketenagakerjaan Maritim tersebut lebih implementatif. Selain itu,
               perlunya komunikasi intensif unsur tripartit sektor kelautan bertujuan untuk
               mengkomunikasikan hal-hal yang diamanatkan oleh MLC.









                                                       Page 55 of 76.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61