Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 61
Title PEMKOT SERAHKAN KLAIM JAMINAN KEMATIAN
Media Name liputan6.com
Pub. Date 10 Februari 2020
https://www.liputan6.com/news/read/4175740/pemkot-serahkan-klaim-jamin an-
Page/URL
kematian
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan keberadaan BPJS
Ketenagakerjaan sangat membantu warga masyarakat khususnya para pekerja. Dengan
menjadi peserta program Jaminan Sosial ini, masyarakat bisa ter- cover dalam hal
keselamatan diri sekaligus ikut serta mengembangkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai BUMN
milik pemerintah. Hal itu disampaikan Hendi, usai menyerahkan klaim Jaminan Kematian
(JKM) pada Senin (10/2) siang di ruang VIP Wali Kota.
Dalam kesempatan tersebut, Hendi menyerahkan klaim jaminan Kematian (JKM) sebesar
42 juta rupiah kepada Sumiyati, warga Tanjung Mas, Semarang Utara yang merupakan ahli
waris suaminya almarhum Panut yang meninggal karena sakit beberapa waktu lalu. Wali
Kota menceritakan bahwa almarhum meninggal dunia akhir Desember 2019 lalu dan baru 2
bulan mengikuti program jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan jaminan ini, lanjut Hendi, adalah wujud komitmen BPJS Ketenagakerjaan atas
program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang diikuti
almarhum Panut sejak November 2019.
"Almarhum Pak Panut ini ikut program jaminan dengan biaya mandiri. Beliau meninggal
dalam posisi tidak bekerja sehingga mendapatkan total jaminan sebesar 42 juta rupiah.
Sedangkan bagi peserta yang meninggal saat bekerja bisa tercover sebesar 175 juta,"
terang Hendi.
Untuk itu, pihaknya mendukung agar program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut
dapat diikuti seluruh pekerja di Kota Semarang. Khusus bagi pekerja di jajarannya, secara
detail Hendi memperinci bahwa untuk kurang lebih 8.500 ASN di lingkungan Pemerintah
Kota Semarang telah tercover PT. Taspen, sedangkan pegawai non ASN tercover oleh BPJS
Ketenagakerjaan.
Terkait wacana kepesertaan perangkat RT RW dalam Jaminan Sosial ketenagakerjaan,
Hendi sangat terbuka dan membuka kesempatan sosialisasi dan perumusan programnya
kepada warga masyarakat. Baginya, ini penting mengingat pembayaran iuran harus
dilakukan dengan ikhlas dan didasari kepercayaan oleh kedua belah pihak.
"Jadi, kedua belah pihak baik peserta maupun pengelola harus terbuka dan saling
percaya," pungkas Hendi.
Wali Kota meyakini bahwa program jaminan sosial ini akan lebih berkelanjutan jika diikuti
oleh semakin banyak peserta.
(*).
Page 60 of 76.

