Page 58 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 58

Title          ANTISIPASI WABAH CORONA, MENAKER AGAR MORATORIUM PENEMPATAN PMI KE TIGA
                              NEGARA
               Media Name     suarakarya.id
               Pub. Date      10 Februari 2020
               Page/URL       https://www.suarakarya.id/detail/106847/Antisipasi-Wabah-Corona-Menake r-Agar-
                              Moratorium-Penempatan-PMI-Ke-Tiga-Negara
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative








               Terkait dengan kian me rebaknya virus Corona, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
               Ida Fauziyah diminta untuk melakukan moratorium penempatan terhadap para
               pekerja migran Indonesia (PMI), ke tiga negara yakni Hongkong, Taiwan, serta
               Singapura. Permintaan tersebut disampaikan tokoh muda Indramayu yang dikenal
               vokal terhadap isu PMI, Toni SH MH, di Jakarta, Senin (10/2/2020).

               Dia beralasan bahwa penyakit Corona yang sedang mewabah saat ini harus disikapi
               serius oleh Pemerintah sebelum jatuh korban dari WNI. Sense of protection
               Pemerintah harus dikedepankan dengan memutuskan untuk menghentikan
               sementara dan tidak sekedar menyumbangkan masker.


               Kekhawatiran Pemerintah pada virus Corona yang mengancam nyawa PMI mestinya
               melebihi ketakutan Pemerintah kepada 600 WNI yang terindikasi menjadi anggota
               ISIS yang akan dipulangkan ke Indonesia. "Kami mendesak agar Menaker segera
               memoratorium sementara penempatan PMI PLRT ke Hongkong, Singapura dan
               Taiwan," ujar Toni dalam siaran persnya.

               Menurut dia, beredarnya virus Corona di China merupakan momentum bagi
               Pemerintah untuk menunjukkan kepekaannya dalam melindungi segenap warga
               bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Sekaligus melakukan kajian
               ulang tentang tata kelola penempatan PMI ke tiga negara tersebut.

               Dalam kajian-kajian PMI di Indramayu diketahui bahwa tidak sedikit PMI yang
               mengalami permasalahan di tempat bekerja. Seperti PHK sepihak, gaji tidak dibayar
               penuh, cost structure (biaya penempatan yang tinggi), over charging (besarnya
               beban biaya pengurusan untuk bekerja yang ditetapkan agensi) dari agensi, serta
               pemindahan kerja PMI dari Hongkong ke Macau dan China.

               "Kami menilai, selama lebih dari dua dasawarsa ini, Pemerintah masih abai atas
               permasalahan PMI di ketiga negara itu. Padahal, Indramayu merupakan kabupaten
               penyumbang terbesar dalam penempatan PMI sektor domestik selama ini. Kami
               melihat pemerintah melakukan pembiaran terlalu lama dari ajang over charging
               agensi yang jelas merugikan PMI termasuk kantor perwakilan ktia di 3 negara itu
               tidak melakukan evaluasi terhadap kinerja agensi yang selama ini merugikan PMI,"
               tuturnya.







                                                       Page 57 of 76.
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63