Page 17 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 17

"Bila masih ditemukan peserta yang tidak memenuhi Pasal 3 ayat (2), (3), (4) dan (5), maka itu
              bentuk  kelalaian  Komite  Cipta  Kerja.  Dia  tidak  mampu  menseleksi  calon  peserta  sesuai
              ketentuan," terangnya.

              Ia mengingatkan, semestinya ada evaluasi kinerja Komite Cipta Kerja dari pemerintah. Agar ke
              depan bisa bekerja dengan lebih profesional. Apalagi secara nyata KCK tidak mampu melakukan
              seleksi dengan baik.

              "Bukankah Komite Kerja sudah diberikan mandat memproses secara selektif dengan melakukan
              kerja sama dengan beberapa lembaga? Ini jadi pertanyaan besar," katanya.

              Pasalnya, dengan berorientasi hukuman bagi peserta mengembalikan bantuan biaya pelatihan
              dan  insentif,  menurut  Timboel,  maka  pasal  tersebut  membuat  Komite  Cipta  Kerja  akan
              "seenaknya" bekerja tanpa beban. Sehingga, pelaksanaan program kartu Prakerja berpotensi
              tidak maksimal.

              "Jadi tidak benar, apabila kemudian menyalahkan para peserta. Padahal hal itu karena kelalaian
              pelaksana seleksi," bebernya.

              Terkait dengan Pasal 31B yang memberikan imunitas kepada Komite Cipta Kerja atas tindakan
              yang  dilakukannya  dengan  itikad  baik,  masih  ujar  Timboel,  pasal  tersebut  kurang  tepat.
              Pasalnya, didasarkan pada kalimat itikad baik, akan subyektif. Oleh sebab itu, KCK seharusnya
              tidak memiliki imunitas seperti yang dinyatakan di Pasal 31B.

              "Pasal ini juga membuat KCK akan "seenaknya" bekerja tanpa beban. Sementara program ini
              anggarannya Rp20 Triliun. Pasal ini berpotensi membuka ruang terjadinya penyelewengan oleh
              KCK," ungkapnya.

              Ia menyebutkan, potensi penyelewengan tersebut pada pembiayaan pelatihan dan kehadiran
              perusahaan  platform  digital  dengan  konten  materi  pelatihannya.  Agar  tepat  sasaran,
              menurutnya KPK dan masyarakat harus melakukan pengawasan pada program kartu Prakerja.

              "Jangan  sampai  program  ini  tidak  tepat  sasaran  dan  hanya  dikorupsi  untuk  kepentingan
              segelintir orang," katanya, (nas)

              caption-

              PERBAIKAN - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) memimpin
              rapat terbatas mengenai percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta,
              Selasa (21/7).
























                                                           16
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22