Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 26

memberangkatkan  25  PMI  ke  Thailand,  namun  berhasil  dicegat  oleh  aparat  karena
              nonprosedural.

              Dia menambahgkan aparat telah melakukan pengecekan status PT Duta Buana Bahari, yang
              mana  PT  tersebut  tidak  terdaftar  dan  tidak  memiliki  izin  SIP3MI  dari  Kementerian
              Ketenagakerjaan dari total 318 P3ML PT. tersebut terdaftar sebagai Lembaga Pelatihan Kerja
              yang ijinnya dikeluarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Demikian juga PT. Nadies Citra
              Mandiri, malah hanya agen travel perjalanan, tetapi hendak menyuplai PMI ke luar negeri.
              "Umumnya  perusahaan-perusahaan  illegal  dimiliki  oleh  pemilik  modal  yang  memiliki  atribut
              kekuasaan. Tapi kita harus basmi sindikat ini, demi mencegah pengiriman PMI non prosedural
              seperti ini," ungkap Benny dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (21/7).

              BP2MI, terang Benny, telah menyelamatkan 19 dari 25 PMI yang hendak diberangkatkan secara
              nonprosedural tersebut di Bogor akhir pekan lalu BP2MI menggerebek tempat penampungan
              calon PMI nonprosedural di sebuah Apartemen di Bogor, Jawa Barat pada 17 Juli lalu. Dalam
              penggerebekan terdapat 19 calon PMI nonprosedural yang dievakuasi untuk diamankan.

              Selanjutnya BP2MI telah menyerahkan berkas kasus 19 calon PMI nonprosedural ke Bareskrim
              Polri. Saat ini, 19 calon PMI saat ini berada Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Bambu
              Apus. Selanjutnya, setelah dimintai keterangan ke 19 calon PMI tersebut akan dipulangkan ke
              daerah asal masing-masing yaitu Jawa Tengah dan Jawa Barat.
              Segera Ditindaklanjuti

              Direktur  Tindak  Pidana  Umum  Bareskrim  Polri,  Ferdy  Sambo  mengatakan  BP2MI  telah
              menyerahkan berkas penanganan kasus dugaan PMI nonprosedural dan secara resmi Bareskrim
              menerima berkas tersebut.  ers/E-10








































                                                           25
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31