Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 79
Judul Menaker Ida Bagikan 1,6 Juta Alkes Covid-19 Produksi BLK Seluruh
Indonesia
Nama Media liputan.co.id
Newstrend Produksi Alkes BLK Kemnaker
Halaman/URL https://liputan.co.id/2020/07/menaker-ida-bagikan-16-juta-alkes-
covid-19-produksi-blk-seluruh-indonesia/
Jurnalis zul fasli
Tanggal 2020-07-21 22:40:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Pemerintah berupaya menyiapkan sejumlah langkah untuk
penanganan Covid-19 dan dampaknya, termasuk mengerahkan program pelatihan kerja di BLK
positive - Ida Fauziyah (Menaker) BLK diarahkan untuk menyelenggarakan pelatihan
penanganan dampak Covid-19 yang ditujukan untuk menyiapkan dan memproduksi barang/alat
yang dapat membantu masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Berbagai kebijakan yang dibuat merupakan bagian dari upaya
membangun dan menciptakan ekosistem perekonomian nasional yang kondusif dan berdaya
saing
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kepada penerima bantuan hasil pelatihan penanganan
dampak Covid-19, saya berharap semoga alat-alat ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan
untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi penyebaran Covid-19
positive - Bambang Satrio Lelono (Dirjen Binalattas) Pelatihan di BLK diarahkan untuk
menghasilkan produk-produk kesehatan Covid-19
positive - Bambang Satrio Lelono (Dirjen Binalattas) Hasilnya dapat diproduksi sebanyak 1,5
juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand sanitizer, 26 ribu face shield, dan 1.116 wastafel
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membagikan 1,6 juta produk alat kesehatan
(Alkes) Covid-19, hasil produksi pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) seluruh Indonesia
guna mendukung penanganan Covid-19. Hasil produksi alkes tersebut didistribusikan dan
dihibahkan secara serentak dan gratis kepada Satgas Penanggulangan Covid-19, rumah sakit,
lembaga keagamaan, serikat pekerja/buruh, dan lain-lainnya.
78

