Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 51
Judul DPRD Jatim Siap Tambah Anggaran untuk 16 BLK
Nama Media harianbhirawa.co.id
Newstrend Anggaran Untuk BLK
Halaman/URL https://www.harianbhirawa.co.id/dprd-jatim-siap-tambah-anggaran-
untuk-16-blk/
Jurnalis Helmi Supriyatno
Tanggal 2020-07-01 21:27:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Artono (Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim) Kami di DPRD Jatim siap menfasilitasi
dengan menambah anggaran untuk BLK. Tentunya, anggaran ini untuk recovery ekonomi bagi
masyarakat yang terdampak Covid-19
positive - Artono (Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim) Tidak usah muluk-muluk, misalnya
pelatihan membuat jamu, mengelas atau lainnya, yang penting masyarakat bisa bekerja dan
bangkit dari keterpurukan
positive - Hari Putri Lestari (Anggota Komisi E DPRD Jatim) Kami di Komisi E siap
memperjuangkan tambahan anggaran. Sebab, tadi saya lihat peralatannya masih lama.
Komputer misalnya, masih menggunakan teknologi lama. Padahal sekarang sistemnya sudah
baru semua
positive - Hari Putri Lestari (Anggota Komisi E DPRD Jatim) Beberapa anggaran memang
dipotong untuk Covid-19. Namun, khusus untuk BLK harus mendapat prioritas sebagai upaya
recovery ekonomi
positive - Himawan Estu Bagijo (Kepala Disnakertrans Jatim) Setiap tahun di BLK juga ada
analisis kebutuhan pelatihan kerja, sesuai daerah masing-masing. Ini akan kami optimalkan lagi
Ringkasan
DPRD Jatim, DPRD Jawa Timur berharap Balai Latihan Kerja (BLK) Jatim bisa berfungsi optimal
untuk membantu memulihkan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Caranya dengan merangkul
lebih banyak lagi masyarakat, utamanya pengangguran, untuk berlatih keterampilan.
DPRD JATIM SIAP TAMBAH ANGGARAN UNTUK 16 BLK
DPRD Jatim, DPRD Jawa Timur berharap Balai Latihan Kerja (BLK) Jatim bisa berfungsi optimal
untuk membantu memulihkan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Caranya dengan merangkul
lebih banyak lagi masyarakat, utamanya pengangguran, untuk berlatih keterampilan.
Harapan ini disampaikan karena Covid-19 memukul hampir semua sendi ekonomi masyarakat.
Bahkan, jumlah pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga meningkat drastis
selama pandemi ini.
50

