Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 52

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi hingga saat ini ada lebih dari 6.000
              karyawan di Jatim berhenti bekerja karena PHK. Jumlah ini belum termasuk pekerja migran
              yang dideportasi dari negara tempat mereka bekerja.

              "Kami  di  DPRD  Jatim  siap  menfasilitasi  dengan  menambah  anggaran  untuk  BLK.  Tentunya,
              anggaran ini untuk recovery ekonomi bagi masyarakat yang terdampak Covid-19," kata Wakil
              Ketua Komisi E DPRD Jatim Artono, seusai meninjau BLK Jember.

              Anggaran  tersebut,  kata  Artono  bisa  untuk  peremajaan  peralatan,  menambah  program
              pelatihan hingga memperbanyak kepesertaan. "Tidak usah muluk-muluk, misalnya pelatihan
              membuat jamu, mengelas atau lainnya, yang penting masyarakat bisa bekerja dan bangkit dari
              keterpurukan," katanya.

              Artono mengatakan, Provinsi Jatim saat ini punya 16 BLK, tersebar di seluruh Jatim. Namun,
              sejak pandemi Covid-19, aktivitas seluruh BLK tersebut berhenti. Selain karena untuk mencegah
              penularan, anggaran untuk BLK juga habis.

              Sementara itu Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari meminta Disnakertrans untuk
              menginventarisasi  kebutuhan  peralatan  yang  urgen  di  16  BLK.  Sebab,  data  tersebut  akan
              menjadi pijakan dalam alokasi anggaran nanti.

              "Kami  di  Komisi  E  siap  memperjuangkan  tambahan  anggaran.  Sebab,  tadi  saya  lihat
              peralatannya masih lama. Komputer misalnya, masih menggunakan teknologi lama. Padahal
              sekarang sistemnya sudah baru semua," katanya. Hari mengatakan, investasi skill bagi lulusan
              BLK sangat penting agar bisa bersaing di dunia kerja, salah satunya dengan upgrade peralatan.

              "Beberapa  anggaran  memang  dipotong  untuk  Covid-19.  Namun,  khusus  untuk  BLK  harus
              mendapat prioritas sebagai upaya recovery ekonomi," ujarnya.

              Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengapresiasi usul DPRD Jatim tersebut. Dia
              juga  berharap  kebutuhan  BLK  terpenuhi.  "Setiap  tahun  di  BLK  juga  ada  analisis  kebutuhan
              pelatihan kerja, sesuai daerah masing-masing. Ini akan kami optimalkan lagi," ujarnya. [geh].



































                                                           51
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57