Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 56

"Memastikan  tidak  adanya  perlakuan  diskriminatif  terhadap  perempuan.  Jadi  perempuan
              memiliki hak yang sama dengan laki-laki," kata Menaker ketika meninjau pekerja perempuan di
              Pusat Pengembangan UMKM serta Pemukiman (PPUMKMP) Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.

              Dia  menegaskan  bahwa  undang-undang  dan  berbagai  konvensi  yang  diratifikasi  Indonesia
              sudah  menjamin  laki-laki  dan  perempuan  mendapatkan  perlakuan  yang  sama,  termasuk
              perlakuan di tempat kerja.



              PEMERINTAH DORONG PENGUSAHA UTAMAKAN PERLINDUNGAN PEKERJA
              PEREMPUAN

              JAKARTA,    -  Kementerian  Ketenagakerjaan  mendorong  pengusaha  untuk  memberikan
              perlindungan yang optimal bagi pekerja perempuan. Seperti keamanan karena bekerja pada
              sift  malam dan memberikan kesempatan istirahat kepada perempuan yang sakit saat haid.
              "Perlindungan kepada pekerja perempuan harus diutamakan, terlebih saat masa pandemi Covid-
              19 ini," ucap Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah di Kawasan PIK Pulogadung UPK-PPUKMP,
              Jakarta Timur pada Rabu (1/7).

              Ia mengatakan perlindungan bagi pekerja perempuan harus diutamakan karena ketahanannya
              dalam menjaga diri tidak sebaik pekerja laki-laki. Perlindungan sebagaimana dimaksud bukan
              hanya dari perusahaan, tetapi juga dari pihak berwajib.

              "Masih banyak cerita perempuan sebagai korban pelecehan seksual dan perbuatan asusila saat
              kerja  malam  hari.  Perlindungan  tidak  hanya  diberikan  oleh  perusahaan,  tetapi  juga  aparat
              keamanan.  Upaya  menciptakan  lingkungan  yang  aman  menjadi  kebutuhan  bagi  pekerja
              perempuan," ucap Ida.

              Perusahaan  diminta  memastikan  akses  perlindungan  kesehatan  bagi  pekerja  perempuan  di
              tempat kerja, seperti hak cuti, istirahat haid, melahirkan, dan keguguran.


              "Kasus-kasus seperti ini perusahaan harus memperhatikan kondisi fisiknya dengan memberikan
              kesempatan kepada mereka untuk memulihkan kesehatannya," ucap Ida.

              Hal  lain  yang  menjadi  perhatian  ialah  pentingnya  melindungi  pekerja  perempuan  setelah
              melahirkan dengan menyediakan ruang laktasi untuk menyusui. Perlindungan kepada pekerja
              perempuan tidak boleh dijadikan beban perusahaan, karena pekerja perempuan juga memiliki
              kelebihan dibanding laki-laki.

              "Pengusaha jangan berpikir kalau mempekerjakan perempuan ada tanggung jawab ini itu. Setop
              diskriminasi terhadap pekerja perempuan. Banyak sisi baik dari perempuan dalam bekerja, di
              antaranya telaten, disiplin, dan cermat,"ucap Ida.

              Ida  mengatakan  dampak  pandemi  covid  19  di  bidang  ketenagakerjaan  mempengaruhi
              keberlangsungan usaha sehingga mengganggu produktivitas bahkan menyebabkan berhentinya
              kegiatan  usaha  yang  mengakibatkan  pemutusan  hubungan  kerja  kepada  pekerja.  Pekerja
              merupakan  salah  satu  aset  yang  berperan  besar  dalam  menggerakkan  roda  pembangunan
              melalui kegiatan produksi di perusahaan.

              "Namun di sisi lain pekerja sering berhadapan dengan berbagai bahaya kerja yaitu kecelakaan
              kerja dan penyakit akibat kerja serta gangguan kesehatan lainnya, seperti tertular Covid-19,"
              ucap Ida.




                                                           55
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61