Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 FEBRUARI 2020
P. 72

selama tidak bekerja, santunan kematian karena kecelakaan  kerja  sebesar 48x upah,
               santunan cacat total hingga maksimal sebesar 56x upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat
               pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).

                Dengan keluarnya peraturan tersebut manfaatnya meningkat, antara lain berupa santunan
               pengganti upah selama tidak bekerja, ditingkatkan nilainya menjadi sebesar 100% untuk 12
               bulan dari sebelumnya hanya 6 bulan. Setelah 12 bulan, seterusnya peserta akan
               mendapatkan pengganti upah sebesar 50% hingga sembuh.

                 Kemudian, biaya transportasi bagi peserta yang mengalami  JKK  juga meningkat, yaitu
               untuk angkutan darat dari Rp1 juta menjadi maksimal Rp5 juta, angkutan laut dari Rp1,5
               juta menjadi Rp2 juta, dan angkutan udara menjadi Rp10 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta.

                "Peningkatan manfaat lainnya yang juga sangat signifikan adalah bantuan beasiswa. Jika
               sebelumnya bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak, kini
               menjadi maksimal Rp 174 juta untuk maksimal dua orang anak sejak masuk taman kanak-
               kanak (TK) hingga anak  pekerja  lulus dari bangku kuliah. Dengan begitu kenaikan manfaat
               beasiswa tersebut mencapai 1350%, jika dibandingkan dengan sebelumnya yang
               diharapkan pendidikan anak perserta dapat lebih terjamin," katanya.

                Lebih lanjut pada program  JKK  pemerintah juga menambahkan manfaat berupa
               perawatan di rumah atau home care sebesar maksimal Rp20 juta untuk maksimal 1 tahun
               per kasus. Manfaat ini diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan
               pengobatan ke rumah sakit.

                 Selain itu BPJAMSOSTEK juga menanggung biaya pemeriksaan diagnostik, yang
               dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat Kerja
               (PAK). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan agar pengobatan dapat dilakukan
               hingga tuntas.


                Sedangkan untuk program  JKM  , jika selama ini manfaat program  JKM  yang diterima ahli
               waris terdiri dari santunan kematian yang diberikan secara sekaligus dan berkala selama 24
               bulan, bantuan biaya pemakaman dan beasiswa untuk 1 orang anak dengan total manfaat
               sebesar Rp 24 juta.


                Namun, dengan disahkannya peraturan ini total manfaat santunan  JKM  meningkat
               sebesar 75% menjadi Rp 42 juta.

                 Adapun perincian santunan kematian program  JKM  naik dari Rp 16,2 juta menjadi Rp 20
               juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta untuk 24 bulan menjadi Rp 12 juta,
               dan biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 10 juta.

                "Selain manfaat di atas, program  JKM  juga memberikan bantuan beasiswa dengan
               perubahan poin-poin yang sama dengan manfaat program  JKK  , yaitu maksimal mencapai
               Rp 174 juta untuk dua orang anak," katanya.


                Namun, Krishna menambahkan semua manfaat tersebut dapat dirasakan oleh  pekerja
               yang terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan aktif membayar iuran. ***.









                                                       Page 71 of 94.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77