Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 134

Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap, Omnibus Law dapat memancing investor
               untuk terjun ke pasar modal. Hal tersebut didasari karena banyaknya insentif yang
               bisa menjadi stimulus bagi para investor di pasar modal nantinya.


               Salah satu insentif yang diatur dalam beleid tersebut adalah turunnya besaran pajak
               PPh secara bertahan dari besaran saat ini yang masih berada di angka 25% menjadi
               22% pada 2021 hingga 2022. Pemerintah rencananya juga akan kembali
               memangkas PPh menjadi 20% pada tahun 2023.

               Selain itu, wajib pajak yang mendapatkan penghasilan dividen luar negeri akan
               bebas pajak, dengan syarat menginvestasikan kembali dividennya ke tanah air. Sri
               menyatakan, semua hal ini diharapkan akan dapat meningkatkan iklim investasi di
               Indonesia.

               Moekti Prasetiani selaku Chief Economist Danareksa Research Institute
               memaparkan, investor asing sangatlah memperhatikan isu terkait ketenagakerjaan
               untuk menanamkan modal di Indonesia. Beberapa isu yang menjadi perhatian
               antara lain berkaitan soal upah.

               Penerapan kebijakan tersebut juga bisa menggabungkan sejumlah aturan menjadi
               satu Undang-undang sebagai payung hukum baru terkait perizinan investasi akan
               memberikan kepastian hukum pada investor. Sebab patut diakui, saat ini beragam
               aturan terkait perizinan belum selaras.


               Keuntungan dalam penerapan Omnibus Law juga nantinya akan dirasakan oleh para
               buruh, dimana nantinya para buruh tidak perlu cemas jika terjadi hal yang tidak
               diinginkan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sewaktu-waktu dapat
               dilakukan oleh pemilik usaha.

               Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengklaim penerapan
               omnibus law atau beleid yang menggabungkan sejumlah aturan menjadi satu UU
               sebagai payung hukum baru terkait perizinan investasi sudah memasuki tahap akhir,
               Kini penerapan kebijakan tersebut tinggal menunggu untuk disahkan oleh Presiden
               Joko Widodo.

               Setelah omnibus law selesai seluruh kewenangan terkait perizinan investasi akan
               diberikan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden (Perpres).

               Tentu PHK adalah hal yang tidak diharapkan bagi setiap buruh yang bekerja di
               sektor usaha manapun, tetapi tentu tidak ada yang bisa menjamin bahwa buruh
               yang bekerja akan imun dari ancaman PHK, oleh karena itu jaminan PHK yang ada
               dalam kebijakan Omnibus Law setidaknya menjadi bukti bahwa pemerintah tengah
               merumuskan strategi untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi para buruh.












                                                      Page 133 of 175.
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139