Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 137

Title          SOAL PEKERJA MIGRAN, BUTUH PERATURAN TURUNAN YANG LEBIH TEKNIS
               Media Name     suaramerdeka.com
               Pub. Date      10 Januari 2020
                              https://www.suaramerdeka.com/news/baca/213306/soal-pekerja-migran-butu h-
               Page/URL
                              peraturan-turunan-yang-lebih-teknis
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Pemerintah memiliki komitmen internasional dalam Global Compact for Migration
               yang disepakati oleh negara-negara anggota PBB pada akhir tahun 2018 silam.
               Menurut Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine
               Kosijungan, masih diperlukan peraturan turunan yang lebih teknis untuk dapat
               mengawal praktik di lapangan.

               Beberapa di antaranya menyangkut proses pendataan Calon Pekerja Migran
               Indonesia (CPMI) dan PMI, sistem pengiriman, pengawasan dan juga perlindungan
               pekerja migran di negara tujuan. Dengan adanya pembenahan regulasi, diharapkan
               para CPMI maupun PMI yang akan bekerja di luar negeri akan menempuh tahapan
               yang legal.

               "Pendataan pra-keberangkatan, perlindungan dan penempatan pekerja migran juga
               seharusnya diperkuat. Hal ini sebagai bentuk pencegahan terhadap adanya potensi
               kekerasan yang terjadi pada mereka. Saat ini masih terjadi perbedaan jumlah data
               dari satu kementerian dengan yang lain sehingga upaya perlindungan belum dapat
               dilakukan dengan maksimal. Prosedur pra-keberangkatan yang jelas dan efisien juga
               membantu pekerja migran untuk terhindar dari upaya keberangkatan yang ilegal,"
               tandasnya.


               Kalau mereka bekerja dengan cara legal dan terlindungi, maka potensi remitansi
               yang masuk pun dapat bertambah. Jumlah remitansi yang dihasilkan para pekerja
               migran pada 2018 lalu mencapai Rp 128 triliun. Jumlah ini mengalami peningkatan
               dari 2017 yang sebesar Rp 108 triliun. Untuk tahun 2019, diperkirakan akan ada
               peningkatan pendapatan remitansi yang diharapkan membawa dampak positif pada
               perlindungan ekonomi para pekerja migran dan keluarganya.




















                                                      Page 136 of 175.
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142