Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 171

Menaker menambahkan, omnibus law juga akan membuat waktu kerja menjadi
               lebih fleksibel, dimana pekerja dan pengusaha diberikan keleluasaan dalam
               menyepakati waktu kerja. Hal ini untuk memfasilitasi jenis pekerjaan tertentu yang
               sistem waktu kerjanya di bawah 8 jam per hari atau 40 jam per minggu.


                "Ini untuk jenis pekerjaan tertentu. Bagaimana dengan pekerjaan yang ingin 8 jam
               per hari atau 40 jam per minggu? Tetap ada, hanya kami memfasilitasi fleksibilitas
               jam kerja," paparnya.

                Omnibus law juga mengatur tentang penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), yang
               bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil dan profesional pada
               bidang tertentu yang belum dapat diisi oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI),
               mempercepat proses pembangunan nasional dengan jalan alih teknologi dan
               keahlian dari TKA ke TKI, dan memperluas kesempatan kerja bagi TKI.

                Penggunaan TKA tetap dibatasi hanya untuk jenis pekerjaan tertentu yang tidak
               dapat dilakukan oleh pekerja di dalam negeri. Pemerintah mengendalikan
               penggunaan TKA dengan memperhatikan jenis pekerjaan, jabatan, syarat
               kompetensi jabatan dalam hubungan kerja dan waktu tertentu dengan
               mempertimbangkan kondisi pasar kerja dalam negeri.


                Terkait isu yang beredar soal SP/SB tidak dilibatkan dalam dialog perumusan
               omnius law ini dan hanya dari pengusaha saja yang dilibatkan, Menaker Ida
               menegaskan hal itu mutlak tidak benar.

                "Tentu kita mendengarkan masukan dari unsur Tripartit Nasional yang terdiri dari
               unsur pekerja, pengusaha dan pemerintah,"kata Menaker Ida.


                Ida menambahkan soal penguatan pelindungan sosial, nantinya dalam omnibus law
               ini kami akan merevisi soal SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) dan UU BPJS,
               yang nantinya akan diperbaharui guna menguatkan pelindungan sosial bagi tenaga
               kerja.

                Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan  Editor: Budi Suyanto  COPYRIGHT (c)2020  .




























                                                      Page 170 of 175.
   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176