Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 MARET 2021
P. 215

"Pusat pasar kerja ini menemukan relevansinya karena adanya peraturan pemerintah tentang
              Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang itu membutuhkan pasar kerja sistematis yang merupakan
              bagian dari program JKP," ucapnya dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (16/3).

              Pusat pasar kerja sendiri dibangun untuk menciptakan sistem pasar kerja yang relevan, handal,
              efisien, fokus dan komprehensif. Pasalnya, menurut Ida, sistem pasar kerja Indonesia saat ini
              masih jauh dari kata optimal dan perlu banyak perbaikan.

              Hal ini terlihat dari banyaknya lulusan pendidikan yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya.
              "Kalau pun sesuai, hasilnya kurang efisien, lalu kurangnya jumlah tenaga kerja yang sesuai, dan
              rendahnya produktivitas tenaga kerja Indonesia," terangnya.

              Selain itu, Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) Indonesia juga masih sangat terbatas. Hasil studi
              Bappenas dan Bank Dunia (2020) menunjukkan bahwa SIPK Indonesia masih berada di tingkat
              dasar menuju menengah. Kondisi ini jauh berbeda dengan negara lain seperti Korea Selatan
              yang sudah punya SIPK pada level advance.
              "Mudah-mudahan akan selesai dan tahun 2022 kita akan operasionalkan pusat pasar kerja ini,
              dan yang tidak kalah pentingnya adalah kemauan stakeholder untuk mengintegrasikan dalam
              satu sistem informasi pasar kerja ini," jelasnya.

              Ida melanjutkan pusat pasar kerja ini nantinya memiliki data ketenagakerjaan yang lengkap,
              serta  memiliki  berbagai  panduan  di  yang  memudahkan  para  pencari  kerja  mendapatkan
              pekerjaan  yang  sesuai  dengan  bidangnya  sekaligus  membantu  meningkatkan  kemampuan
              tenaga kerja Indonesia ke depan agar lebih kompetitif dan produktif.

              Sejauh  ini,  Kemnaker  sudah  mengantongi  Susunan  Organisasi  dan  Tata  Kerja  (SOTK)  yang
              nantinya  akan  menggerakkan  Pusat  Pasar  Kerja  tersebut  dan  masih  dalam  proses  pengisian
              jabatan.

              Pusat pasar kerja ini akan berkantor pusat di gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI),
              Kuningan, Jakarta Selatan yang baru dihibahkan ke Kemnaker per Desember 2019 lalu.

              "Kami diberi kesempatan untuk menggunakan gedung YTKI, salah satu fungsi gedung ini nanti,
              gedung di belakang, akan kami gunakan sebagai Pusat Informasi Pasar Kerja," pungkasnya.

































                                                           214
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220