Page 49 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JULI 2019
P. 49

Title          INDONESIA - TURKI KEBUT PEMBARUAN MOU BIDANG KETENAGAKERJAAN
               Media Name     okezone.com
               Pub. Date      23 Juli 2019
                              https://news.okezone.com/read/2019/07/23/1/2082429/indonesia-turki-keb ut-
               Page/URL
                              pembaruan-mou-bidang-ketenagakerjaan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive































               Pemerintah Indonesia dan Turki sepakat mempererat kerja sama di bidang
               ketenagakerjaan dengan memperbaharui Memorandum of Understanding (MoU)
               bidang ketenagakerjaan yang telah berakhir pada 2013 lalu. Hal ini sebagai
               tindaklanjut pertemuan bilateral Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan
               Presiden Turki, H.E. Mr. Recep Tayyip Erdogan di sela-sela pertemuan KTT G20 di
               Osaka Jepang beberapa waktu lalu.

               "Tujuan courtessy call ini adalah untuk berdiskusi tentang kerja sama yang telah
               terjalin dengan pemerintah Turki, terutama pembahasan kembali mengenai MoU
               yang telah berakhir. Pembaharuan MoU diperlukan untuk memperluas aktifitas kerja
               sama di bidang ketenagakerjaan yang masih belum terakomodir dalam lingkup kerja
               sama MoU RI-Turki sebelumnya," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri
               saat menerima Courtessy Call Minister of Family, Labour and Social Services Turki
               H.E. Zehra Zumrut Selcuk di Jakarta pada Senin 22 Juli 2019.

               Beberapa area kerja sama yang dibahas antara lain terkait dengan pelatihan vokasi,
               jaminan sosial untuk pekerja migran, penelitian ketenagakerjaan, dan peningkatan
               upaya-upaya pencapaian kerja layak.

               "Dalam pertemuan bilateral antara Pak Erdogan dan Pak Jokowi disebutlah kerja
               sama bilateral bidang-bidang teknis termasuk bidang ketenagakerjaan yang harus
               diupayakan segera terwujud," kata Hanif.

               Dengan mempertimbangkan jumlah Pekerja Migran Indonesia yang cukup besar di



                                                       Page 48 of 122.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54