Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 21

Diketahui bahwa RSUD Margono dan RSUD Banyumas menjadi rumah sakit rujukan
               bagi pasien corona di sekitar Banyumas atau daerah seperti Purbalingga, Cilacap,
               Banjarnegara dan sekitarnya.


               Di sisi lain, Bupati Achmad Husein mengimbau masyarakat tidak panik dan termakan
               berita hoaks. Bupati akan mengumpulkan para camat se-Banyumas dan
               memberitahu kepada seluruh perangkat desa.


               "Semua harus ikut mendata, terutama jika ada warga yang baru saja datang dari
               negara-negara outbreak. Negara-negara outbreak seperti China, Singapura yaitu
               negara yang positif corona karena transfernya lewat situ," katanya.


               Sementara itu, Direktur RS Margono Soekarjo, Tri Kuncoro, mengatakan, jika
               seluruh pegawai rumah sakit sudah siap jika sewaktu-waktu ada suspek corona.


               Bentuk Tim PIE

               Menurutnya, kesiapsiagaan RS Margono, antara lain dengan membentuk tim
               Penyakit Infeksi Emerging (PIE). Tim PIE akan bekerja sesuai panduan dan standar
               operating prosedur (SOP) yang sudah ditentukan oleh kementerian kesehatan.

               "Sementara itu kesiapan ruangan isolasi jelas sudah. Saat ini RSUD Margono
               menyiapkan empat ruang isolasi yang sesuai standart," ujarnya.

               Selain itu fasilitas dan sarana dan prasarana seperti APD, handscoon, masker,
               kacamata google dan lainnya susah dipersiapkan. Sementara itu, di RSUD
               Banyumas, telah disiapkan dua ruang isolasi. Jika digabung dengan RSUD Margono,
               maka ada 6 ruang isolasi khusus yang ada di Banyumas.

               Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebut ada 155 spesimen yang diperiksa
               terkait virus Corona. Sejauh ini, dari 155 spesimen tersebut baru 2 spesimen yang
               positif virus corona. Hal itu disampaikan Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes, Achmad
               Yurianto, Selasa (3/3). Menurutnya, 155 spesimen tersebut dikirim dari 35 rumah
               sakit di 23 provinsi di Indonesia. Data diambil per 2 Maret 2020 pukul 18.00 WIB.
               Dari 155 spesimen itu, sebanyak 2 orang dinyatakan positif.

               "Dari 155 spesimen itu sudah confirm dengan beberapa pengecekan diulang, 2
               positif, yang sedang kita rawat," ujar Achmad di Kementerian Kesehatan, Jalan
               Rasuna Said, Jakarta.

               Dikatakan Ahmad, masih ada 4 spesimen yang terus diperiksa berulang-ulang.
               Kementerian Kesehatan masih memastikan status 4 spesimen tersebut.

               "4 Ini masih kita konfirmasi ulang. Sisanya yang lain negatif," ujar Achmad. (jti/dtc)











                                                       Page 20 of 105.
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26