Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 69
Title TOLAK RUU OMNIBUS LAW, BEM SI GERUDUK GEDUNG DPR
Media Name gatra.com
Pub. Date 04 Maret 2020
https://www.gatra.com/detail/news/471175/politik/tolak-ruu-omnibus-law -bem-si-
Page/URL
geruduk-gedung-dpr
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta, Puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.
Mereka menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan
Kerja yang saat ini masih dibahas.
"Kita turun karena ditolaknya rancangan Omnibus Law ini. Hari ini kita tuntut DPR
keluar dari kantornya, hingga dia tidak perlu jauh-jauh datang ke kampus kita," kata
Koordinator BEM SI Jabodetabek dan Banten, Bagas Maropindra sebelum memulai
aksi di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).
Dia mengatakan, aksi ini diikuti Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh
Indonesia (BEM SI) dari 13 kampus di Jabodetabek termasuk UNJ dan PNJ. Aksi
dimulai dengan berkumpul di depan gedung TVRI, lalu ada long march menuju
Jalan Gerbang Pemuda menuju gedung DPR.
Pesangon Ludes, AJI Jakarta Tolak Omnibus Law Cipta Kerja Menurut mereka,
Omnibus Law merugikan kalangan pekerja karena menghilangkan upah minimum
dan tak memberikan jaminan pekerjaan. Selain itu, mereka juga menilai Omnibus
Law tak memihak masyarakat kecil dalam pengelolaan lingkungan.
"Banyak perubahan di Omnibus Law yang dinilai bertentangan dengan UU No. 32
Tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup. Persoalan
yang merugikan lingkungan, pertama ditiadakannya pembukaan lahan yang
diperbolehkan atas asas kearifan lokal, hal tersebut dapat menyebabkan lebih
banyaknya masyarakat kecil menjadi tersangka kedepannya," paparnya.
Aksi long march mahasiswa ini dimulai sejak pukul 14.15 WIB. Polisi juga
memberikan pengawalan sejak dimulainya aksi tersebut.
Lalu lintas di depan gedung DPR sempat tersendat akibat aksi ini. Meski tak ada
pengalihan jalan, pengendara harus mengurangi laju kendaraan mereka saat
melintas di dekat lokasi..
Page 68 of 105.

