Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 66

Title          TOLAK RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA, BEGINI ISI 5 TUNTUTAN MAHASISWA
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      04 Maret 2020
                              https://www.jawapos.com/nasional/04/03/2020/tolak-ruu-omnibus-law-cipt a-kerja-
               Page/URL
                              begini-isi-5-tuntutan-mahasiswa/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               JawaPos.com - Ratusan mahasiswa se-Jabodetabek melakukan unjuk rasa menolak
               Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja. Koordinator
               BEM Jabodetabek, Bagas Maropindra mengatakan, Omnibus Law ini memberi
               pengaruh kepada kerusakan lingkungan hidup.

                Menurut Bagas, banyak perubahan di Omnibus Law yang dinilai bertentangan
               dengan UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
               Hidup.


                "Persoalan yang merugikan lingkungan ditiadakannya pembukaan lahan yang
               diperbolehkan atas asas kearifian lokal," ujar Bagas dalam orasinya di depan
               Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/3).


                "Karena hal tersebut dapat menyebabkan lebih banyaknya masyarakat kecil
               menjadi tersangka untuk ke depannya," tambahnya.


                Kemudian persoalan yang merugikan lainnya adalah frasa yang bisa digunakan
               menjerat korporasi perusak lingkungan akan lebih aman ke depannya.

                "Kemudian lainnya adalah bagi perusakaan pembuang limbah tidak lagi dapat
               dilaporkan oleh masyarakat ke PTUN," katanya.

                Oleh sebab itu, BEM Wilayah jabotabek menyatakan lima sikap.

                1.  Menolak dengan tegas pengesahan RUU Cipta Kerja krena bertentangan dengan
                    UU Nomor 15/2019 Bab 2 Pasal 5 dan Bab 11 pasal 96 tentang perubahan atas
                    UU Nomor 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.
                2.  Menolak upaya sentralisasi kekuasaan melalui konsep Omnibus Law Cipta Kerja
                    yang menciderasi semangat reformasi.
                3.  Menolak penghapusan hak pekerja meliputi jaminan pekerjaan, jaminan
                    pendapatan dan jaminan sosial sesuai UU Nomor 1262003 tentang
                    Ketenagakerjaan.
                4.  Menolak penyederhadaan izin investasi yang berdampak pada kerusakaan
                    lingkungan sesuai dengan UU Nomor 32/2009 tentang Perlidungan dan
                    Pengelolaan Lingkungan Hidup.
                5.  Mendesak pemerintah membuka ruang partisipasi untuk masyarakat dalam
                    setiap penyusunan dan perubahan kebijakan..




                                                       Page 65 of 105.
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71